354 Jemaah Haji Gunungkidul Didominasi Lansia, Diminta Jaga Kesehatan

2 hours ago 3

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Menjelang keberangkatan ibadah haji tahun 2026, calon jemaah asal Gunungkidul diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima. Imbauan ini disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Gunungkidul seiring dominasi jemaah yang berusia lanjut.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh, mengatakan bahwa kesiapan fisik menjadi faktor penting agar rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat berjalan lancar.

“Kami terus mengingatkan agar jemaah menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan sehat, terutama karena mayoritas berusia di atas 50 tahun,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Berdasarkan data, total terdapat 354 jemaah yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 273 jemaah atau sebagian besar berada pada rentang usia di atas 50 tahun. Rinciannya, jemaah berusia 81–90 tahun tercatat 10 orang, usia 71–80 tahun sebanyak 29 orang, usia 61–70 tahun sebanyak 96 orang, dan usia 51–60 tahun mencapai 138 orang. Sementara itu, jemaah berusia 17–50 tahun berjumlah 81 orang.

Menurut Taufik, seluruh jemaah sebenarnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Namun, hasil pemeriksaan tersebut bukan jaminan kondisi tubuh akan tetap stabil hingga waktu keberangkatan. Oleh karena itu, jemaah diminta tetap menjaga kebugaran secara mandiri.

Ia menyarankan aktivitas ringan seperti berjalan kaki secara rutin sebagai upaya menjaga stamina. Sebaliknya, aktivitas berat sebaiknya dihindari agar tidak memicu kelelahan yang dapat berdampak pada kondisi kesehatan.

Sementara itu, Fungsional Umum pada Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Gunungkidul, Tomi Adhe Krisna, memastikan seluruh persiapan administrasi dan teknis keberangkatan telah rampung.

Menurutnya, para jemaah telah mengantongi dokumen penting seperti paspor dan visa dari Arab Saudi. Selain itu, mereka juga telah menjalani vaksinasi wajib seperti meningitis dan polio melalui Dinas Kesehatan Gunungkidul pada akhir Maret lalu.

Tak hanya itu, rangkaian manasik haji juga telah dilaksanakan sebagai bagian dari pembekalan jemaah sebelum berangkat. Secara keseluruhan, jumlah rombongan yang akan diberangkatkan mencapai 360 orang, termasuk petugas pendamping, dan tergabung dalam Kloter 10 YIA dengan jadwal keberangkatan pada 3 Mei 2026.

Dengan seluruh persiapan yang telah dilakukan, pemerintah berharap proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news