Harianjogja.com, JOGJA— Bulan Mei 2026 dipercaya menjadi salah satu periode yang cukup baik untuk menggelar hajatan, akad nikah, pertunangan, hingga memulai usaha baru menurut perhitungan Primbon Jawa. Selain bertepatan dengan sejumlah hari besar keagamaan dan libur nasional, suasana spiritual bulan ini dinilai membawa energi yang lebih tenang dan harmonis.
Dalam tradisi Jawa, pemilihan hari baik atau weton masih menjadi pertimbangan penting sebelum mengadakan acara besar. Penentuan tanggal biasanya dihitung berdasarkan kombinasi hari, pasaran Jawa, dan jumlah neptu yang diyakini memengaruhi kelancaran rezeki, hubungan rumah tangga, maupun perjalanan usaha.
Berikut tujuh tanggal yang dianggap memiliki energi positif sepanjang Mei 2026 menurut perhitungan Primbon Jawa.
1. Jumat, 8 Mei 2026 — Jumat Kliwon (Neptu 14)
Jumat Kliwon dikenal sebagai hari dengan aura spiritual kuat dalam tradisi Jawa. Kombinasi ini dipercaya membawa perlindungan dan keberkahan sehingga sering dipilih untuk akad nikah, pengajian keluarga, hingga pembukaan usaha baru.
Neptu 14 juga dianggap cukup seimbang untuk membangun hubungan jangka panjang maupun memulai langkah penting dalam kehidupan.
2. Minggu, 10 Mei 2026 — Minggu Pahing (Neptu 14)
Tanggal ini masuk kategori hari rahayu atau hari yang membawa suasana damai dan penuh harapan. Energinya cocok untuk acara pertunangan, lamaran, maupun pertemuan keluarga besar.
Dalam kepercayaan Jawa, Minggu Pahing melambangkan hubungan yang hangat dan masa depan rumah tangga yang lebih harmonis.
3. Sabtu, 16 Mei 2026 — Sabtu Pon (Neptu 16)
Sabtu Pon memiliki jumlah neptu besar yang melambangkan kemantapan dan kestabilan. Hari ini sering dipilih untuk pesta pernikahan besar atau hajatan keluarga karena dipercaya mampu membawa energi positif bagi banyak orang yang hadir.
Selain itu, Sabtu Pon dianggap baik untuk memulai kerja sama jangka panjang.
4. Rabu, 20 Mei 2026 — Rabu Pahing (Neptu 16)
Tanggal ini menjadi salah satu rekomendasi terbaik untuk membuka usaha baru. Karakter energi Kayu dan Tanah dipercaya mendukung kestabilan bisnis sekaligus memperlancar arus rezeki.
Rabu Pahing juga cocok digunakan untuk pembukaan toko, kantor, atau peluncuran usaha keluarga.
5. Kamis, 21 Mei 2026 — Kamis Pon (Neptu 15)
Kamis Pon dikenal memiliki energi yang tenang dan lebih sederhana. Hari ini cocok untuk acara syukuran keluarga, pengajian, atau memulai fase baru dalam kehidupan dan karier.
Meski tidak terlalu ramai secara energi, Kamis Pon diyakini membawa ketentraman dan hubungan yang lebih harmonis.
6. Sabtu, 23 Mei 2026 — Sabtu Kliwon (Neptu 17)
Sabtu Kliwon menjadi salah satu hari dengan neptu tertinggi pada Mei 2026. Dalam Primbon Jawa, kombinasi ini dipercaya sangat baik untuk akad nikah karena melambangkan fondasi rumah tangga yang kuat dan tahan menghadapi cobaan.
Tidak sedikit keluarga Jawa yang sengaja menunggu Sabtu Kliwon untuk menggelar acara besar karena dianggap membawa keberuntungan jangka panjang.
7. Senin, 25 Mei 2026 — Senin Pon (Neptu 11)
Meski memiliki neptu lebih kecil dibanding tanggal lain, Senin Pon dipercaya baik untuk memulai pekerjaan baru, menandatangani kontrak, atau mendaftarkan usaha resmi.
Karakter harinya dianggap stabil dan membantu mengurangi hambatan dalam perjalanan bisnis.
Tanggal Terbaik untuk Pernikahan
Dalam tradisi Jawa, hari dengan neptu 14 hingga 17 paling banyak dicari untuk akad nikah maupun resepsi. Dari tujuh tanggal di atas, tiga hari yang paling direkomendasikan adalah:
Jumat, 8 Mei 2026 — Jumat Kliwon (Neptu 14)
Minggu, 10 Mei 2026 — Minggu Pahing (Neptu 14)
Sabtu, 23 Mei 2026 — Sabtu Kliwon (Neptu 17)
Ketiga tanggal tersebut dipercaya membawa energi perlindungan, keharmonisan, dan kekuatan rumah tangga.
Hari Baik untuk Memulai Usaha
Bagi yang ingin membuka bisnis atau memulai pekerjaan baru, dua tanggal berikut dianggap paling baik:
Rabu, 20 Mei 2026 — Rabu Pahing (Neptu 16)
Senin, 25 Mei 2026 — Senin Pon (Neptu 11)
Keduanya diyakini mendukung kestabilan usaha dan membantu kelancaran perjalanan bisnis dalam jangka panjang.
Meski demikian, perhitungan Primbon Jawa bersifat umum dan biasanya masih disesuaikan dengan weton masing-masing individu atau pasangan. Karena itu, banyak keluarga tetap melakukan perhitungan lanjutan dengan sesepuh atau ahli primbon sebelum menentukan tanggal pasti.
Pada akhirnya, hari baik dalam tradisi Jawa dipandang sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar acara berjalan lancar. Niat baik, persiapan matang, dan keharmonisan keluarga tetap menjadi faktor utama dalam setiap langkah penting kehidupan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

8 hours ago
4
















































