Gempa Dangkal Magnitudo 6,4 Guncang Sinabang Aceh

2 hours ago 1

Gempa Dangkal Magnitudo 6,4 Guncang Sinabang Aceh Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. / istock

Harianjogja.com, JAKARTAGempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 magnitudo mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Selasa (3/3/2026) pukul 11.56 WIB.

Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada kedalaman 26 kilometer, sekitar 69 kilometer arah tenggara Sinabang. Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah Aceh hingga beberapa daerah di Sumatera Utara.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa 6,4 magnitudo tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan intensitas guncangan tertinggi mencapai skala IV MMI di Aceh Singkil, Nagan Raya, Simeulue, dan Aceh Barat Daya. Pada level ini, getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah pada siang hari. Wilayah Nias dan Pinangsori mencatat intensitas III–IV MMI.

Getaran dengan skala III MMI juga dilaporkan terjadi di Meulaboh, Aceh Selatan, Blang Pidie, Tarutung, serta Subulussalam. Sementara itu, guncangan pada level II–III MMI tercatat di Gunungsitoli, Aceh Tengah, Aceh Jaya, dan Gayo Lues.

Adapun Banda Aceh, Aceh Besar, serta Bener Meriah merasakan intensitas II MMI. BMKG memastikan gempa 6,4 magnitudo ini tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang telah dilakukan.

Hingga pukul 12.18 WIB, pemantauan BMKG merekam satu kali gempa susulan dengan magnitudo 3,2 pada kedalaman 19 kilometer.

Di Kabupaten Simeulue, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyatakan belum menerima laporan kerusakan signifikan akibat gempa tersebut. Kepala BPBD Simeulue, Zulfadli, mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan kecamatan guna memantau perkembangan situasi di lapangan serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing kabar yang belum terverifikasi.

Di Desa Suak Bulu, Kecamatan Simeulue Timur, kepanikan sempat terjadi ketika guncangan terasa cukup kuat hingga menyebabkan sejumlah peralatan rumah tangga berjatuhan.

Ratna Dewi, warga setempat, mengaku langsung keluar rumah bersama warga lain untuk menghindari risiko tertimpa reruntuhan. BPBD mengingatkan masyarakat agar terus memantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah sembari memastikan kondisi bangunan masing-masing pascagempa 6,4 magnitudo tersebut, mengingat aktivitas susulan masih mungkin terjadi dalam periode pengamatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news