Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. / istock
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 yang melanda wilayah Kabupaten Lebong, Bengkulu, pada Sabtu (7/3/2026) menjelang tengah malam. Guncangan yang terjadi tepat pukul 23:58 WIB tersebut sempat memicu kekhawatiran warga di tengah waktu istirahat mereka.
Berdasarkan analisis data dari laman resmi BMKG, pusat gempa terdeteksi berada di darat, tepatnya berjarak sekitar 64 kilometer arah Barat Lebong. Meskipun pusat gempa berada di daratan, otoritas terkait terus melakukan pemantauan intensif terhadap dampak kerusakan yang mungkin ditimbulkan di sekitar lokasi episenter.
Hasil rekaman seismik menunjukkan titik koordinat gempa terletak pada 2,99 Lintang Selatan (LS) dan 101,63 Bujur Timur (BT). Gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi menengah dengan kedalaman pusat mencapai 47 kilometer di bawah permukaan bumi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat aktivitas tektonik tersebut. Namun, karakter gempa di wilayah patahan Sumatera sering kali diikuti oleh fluktuasi energi yang dapat memicu getaran-getaran kecil berikutnya.
"BMKG menyebut agar masyarakat berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," tulis keterangan resmi lembaga tersebut sebagai langkah antisipasi dini bagi warga di zona terdampak.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta memastikan kondisi bangunan rumah tetap aman sebelum kembali masuk ke dalam ruangan. BMKG juga meminta warga untuk hanya memercayai informasi dari kanal resmi guna menghindari berita bohong (hoax) yang sering beredar pasca-terjadinya bencana alam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

5 hours ago
6

















































