Delman wisata tengah menunggu wisatawan di Pantai Parangtritis, Rabu (25/2/2026). - Harian Jogja - Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Menghadapi lonjakan wisatawan saat libur Lebaran 2026, Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul memperketat pengamanan di sejumlah objek wisata, terutama kawasan pantai selatan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan laut sekaligus menjaga keselamatan pengunjung di tengah kondisi cuaca yang masih terbilang ekstrem.
Pengawasan wisata pantai Bantul menjadi prioritas utama menjelang musim libur Lebaran. Pemerintah daerah melalui Dispar Bantul telah melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan kesiapan pengamanan di kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) DIY yang memiliki tugas utama melakukan pengawasan serta penyelamatan di wilayah pantai.
“Iya, betul. Kami selalu berkoordinasi dengan Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) DIY untuk pengamanan wisatawan di pantai, apalagi sebentar lagi akan memasuki masa libur Lebaran,” ujar Saryadi, Rabu (11/3).
Menurutnya, potensi kecelakaan laut di kawasan wisata pantai tidak selalu berkaitan dengan musim hujan atau kondisi cuaca tertentu. Risiko tersebut bisa terjadi kapan saja sehingga pengawasan terhadap aktivitas wisatawan harus tetap dilakukan secara intensif.
“Potensi risiko laka laut di objek wisata pantai tidak hanya terjadi saat musim hujan, tapi bisa terjadi setiap saat,” katanya.
Selain meningkatkan koordinasi pengamanan, Dispar Bantul juga menambah jumlah petugas di sejumlah titik pelayanan wisata. Penambahan personel terutama difokuskan pada Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang menjadi pintu masuk utama wisatawan menuju kawasan pantai selatan Bantul.
“Kita tambah personil bisa dua sampai tiga kali lipat untuk petugas. Teman-teman petugas kebersihan juga kita optimalkan,” jelasnya.
Dalam upaya pengamanan tersebut, berbagai unsur akan dilibatkan secara terpadu mulai dari kepolisian, TNI, relawan hingga organisasi perangkat daerah terkait. Pendekatan lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dan keamanan wisatawan selama libur Lebaran berjalan optimal.
“Diambil dari berbagai stakeholder, dari kepolisian, koramil, Dishub, Satpol PP, jadi lintas sektor,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa wilayah pantai, Muhammad Arief Nugraha, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel serta perlengkapan pendukung untuk menghadapi peningkatan jumlah wisatawan selama periode libur Lebaran tahun ini.
Puluhan personel akan disiagakan di kawasan pantai selatan Bantul guna melakukan patroli pengawasan serta penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat di area wisata.
“Seperti biasa kita siapkan sarpras yang ada seperti pelampung, papan surfing, papan himbauan daerah berbahaya, ambulans dan lainnya, beserta 69 personel yang ada,” kata Arief.
Ia juga mengingatkan para wisatawan agar tetap waspada saat beraktivitas di kawasan pantai serta mematuhi seluruh arahan petugas demi menjaga keselamatan selama berlibur.
“Selalu berhati-hati saat berwisata, jaga barang bawaannya dan selalu indahkan imbauan dari petugas baik yang ada di lapangan maupun dari pengeras suara,” katanya.
Pengawasan yang diperketat ini diharapkan dapat mendukung keamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Bantul, yang setiap musim libur Lebaran menjadi salah satu destinasi favorit wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

6 hours ago
3

















































