Promo Nyalakan Kemerdekaan, PLN Beri Diskon Spesial Tambah Daya Hanya Rp170.845 - Ist
Harianjogja.com, SLEMAN— Perusahaan Listrik Negara akan melakukan pemeliharaan jaringan listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Sleman pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mencegah potensi gangguan jaringan.
Dalam pengumuman resmi, PLN menyampaikan bahwa selama pekerjaan berlangsung akan dilakukan pemadaman listrik sementara hingga proses pemeliharaan selesai. Apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal, aliran listrik akan kembali dinormalkan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemeliharaan jaringan berlangsung.
Jadwal Pemadaman Listrik Sleman
Hari: Jumat, 6 Maret 2026
Waktu: 13.00–16.00 WIB
Unit Layanan Pelanggan: Sleman
Keperluan: Pemeliharaan jaringan dan pemotongan pohon di sekitar jalur listrik (ROW).
Wilayah Terdampak
Pemadaman sementara akan terjadi di sejumlah wilayah berikut:
Dusun Ngipiksari
Dusun Banteng
Dusun Kaliurang Timur
Dusun Kaliurang Barat
Taman Kaliurang
Tlogo Putri
Hotel @K
Hotel Griya Persada
Pusdik Wara
dan sekitarnya.
PLN berharap setelah pekerjaan selesai, pasokan listrik dapat kembali normal sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
Imbauan Keselamatan Ketenagalistrikan
PLN juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan aspek keselamatan di sekitar jaringan listrik, antara lain:
Tidak mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho di dekat jaringan listrik dengan jarak aman minimal 2,5 meter.
Tidak bermain layang-layang di bawah atau dekat jaringan listrik.
Tidak melempar atau menerbangkan benda asing ke arah jaringan listrik.
Tidak menebang pohon, bambu, atau tanaman yang berada di dekat jaringan listrik tanpa berkoordinasi dengan petugas PLN.
Dengan adanya pemeliharaan jaringan secara berkala, PLN berharap kualitas dan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

1 hour ago
1

















































