Ahli Gizi Sarankan Perubahan Sederhana untuk Tingkatkan Kualitas Pola Makan

4 hours ago 1

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF – Meningkatkan kualitas pola makan tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Para ahli gizi menilai bahwa mengganti beberapa jenis makanan sehari-hari dengan pilihan yang lebih sehat dapat memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan dalam jangka panjang, mulai dari menurunkan risiko penyakit kronis hingga membantu menjaga berat badan ideal.

Ahli gizi sekaligus Adjunct Professor di Harvard T.H. Chan School of Public Health, Teresa Fung, mengatakan fokus utama masyarakat sebaiknya diarahkan pada kualitas makanan yang dikonsumsi, bukan hanya pada jumlah kalori atau ukuran porsi.

Menurut Fung, ukuran porsi tetap memiliki peran penting karena makan berlebihan tetap dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa memilih makanan berkualitas tinggi akan membantu seseorang lebih mudah mengendalikan pola makan secara alami.

“Jika seseorang berfokus pada gambaran besar, yaitu memilih makanan yang lebih berkualitas, maka aspek lain dalam pola makan umumnya akan mengikuti dengan sendirinya,” ujarnya.

Para ahli menyarankan masyarakat mulai menerapkan perubahan sederhana dalam memilih bahan pangan sehari-hari. Pada kelompok protein, misalnya, konsumsi daging merah, daging olahan, maupun ayam dan ikan yang digoreng dapat diganti dengan sumber protein yang lebih sehat seperti kacang-kacangan, tahu, telur, serta ayam atau ikan yang dipanggang maupun direbus.

Untuk sumber karbohidrat, roti putih, nasi putih, pasta putih, sereal tinggi gula, kentang, dan keripik dianjurkan diganti dengan roti gandum utuh, pasta gandum, beras merah, biji-bijian utuh, ubi jalar, sereal tanpa tambahan gula, serta lebih banyak sayuran.

Sementara itu, pada kelompok lemak, penggunaan mentega, shortening, minyak kelapa, minyak sawit, dan lemak hewani disarankan dikurangi dan digantikan dengan minyak zaitun, minyak nabati lainnya, alpukat, serta aneka jenis kacang-kacangan yang mengandung lemak tidak jenuh.

Untuk camilan dan makanan manis, para ahli menyarankan masyarakat mengurangi konsumsi kue, permen, serta minuman berpemanis. Sebagai alternatif, buah-buahan segar seperti beri, cokelat hitam (dark chocolate) dalam jumlah wajar, teh, kopi tanpa tambahan gula, maupun air berkarbonasi tanpa pemanis dapat menjadi pilihan yang lebih sehat.

Menurut para ahli, perubahan sederhana yang dilakukan secara konsisten jauh lebih efektif dibandingkan perubahan drastis yang sulit dipertahankan. Mengganti satu per satu pilihan makanan dengan alternatif yang lebih bergizi dinilai mampu meningkatkan kualitas pola makan sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan berbagai penyakit tidak menular lainnya.

Dengan demikian, pola makan sehat tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak makanan yang dikonsumsi, tetapi juga oleh kualitas bahan pangan yang dipilih setiap hari. Memilih makanan yang minim proses pengolahan, kaya serat, serta mengandung lemak sehat dan protein berkualitas menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news