Antrean 350 Meter di GT Purwomartani, Arus Dialihkan ke Prambanan

3 hours ago 1

Antrean 350 Meter di GT Purwomartani, Arus Dialihkan ke Prambanan Gerbang Tol Purwomartani, Tol Jogja/Solo, di Sleman, DIY. / ist

Harianjogja.com, SLEMAN—Rekayasa lalu lintas disiapkan Polda DIY untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di akses fungsional Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan–Purwomartani selama arus mudik Lebaran 2026. Salah satu indikator yang dipakai kepolisian adalah panjang antrean kendaraan di Gerbang Tol (GT) Purwomartani. Jika antrean kendaraan mencapai jalan arteri Jogja-Solo, arus kendaraan akan dialihkan menuju GT Prambanan.

Direktorat Lalu Lintas Polda DIY menetapkan batas antrean tersebut berdasarkan jarak antara GT Purwomartani dan jalan arteri yang mencapai sekitar 350 meter. Parameter ini menjadi acuan utama untuk menentukan kapan pengalihan arus kendaraan perlu dilakukan guna menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Arie Prasetya Syafa'at, menjelaskan bahwa pengalihan arus akan diterapkan apabila fasilitas di gerbang tol tidak lagi mampu menampung volume kendaraan yang masuk.

"Apabila enam pintu tol yang ada ya, ditambah enam mobile reader tidak sanggup mengatasi [kendaraan yang masuk], sehingga rangkaian antrean mencapai jalan arteri atau Jalan Solo secara otomatis akan kami arahkan ke Prambanan. Itu lah parameternya," jelasnya pada Kamis (12/3/2026).

Langkah tersebut diambil untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di Jalan Jogja-Solo yang merupakan salah satu jalur vital penghubung wilayah DIY dan Jawa Tengah. Polda DIY menilai kelancaran arus di jalur arteri tersebut harus dijaga agar tidak menimbulkan kemacetan yang berdampak luas.

"Jadi kami sangat menghindari arus yang berhenti di Jalan Solo karena itu jalan yang cukup vital," tandasnya.

Selain menyiapkan skenario pengalihan arus dari Tol Jogja-Solo, kepolisian juga merancang rekayasa lalu lintas lain di Jalan Jogja-Solo berupa penutupan sejumlah titik putar balik atau U-turn. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran.

Dari total 12 titik U-turn yang ada di Jalan Jogja-Solo, hanya tiga yang dipastikan tetap dibuka. Ketiganya yakni U-turn AU, U-turn Telkom, serta U-turn di Simpang Sedayu. Sementara titik putar balik lainnya akan ditutup secara situasional menyesuaikan kondisi lalu lintas.

"Situasional [sifatnya], kalau besok arusnya belum terlalu padat, landai, mungkin masih kami bisa gunakan untuk rakyat masyarakat lokal terutama yang mau menyeberang jalan," terang Arie.

Namun ketika arus kendaraan mulai meningkat dan dinilai padat, kepolisian akan segera memberlakukan penutupan U-turn tersebut sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas. Arie juga menegaskan bahwa skenario contraflow tidak akan diterapkan di ruas jalan tersebut selama periode Lebaran tahun ini.

Hingga Kamis (12/3/2026), pengoperasian fungsional Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan–Purwomartani masih dibatasi hanya untuk akses keluar dari wilayah DIY. Dengan demikian, pengendara hanya dapat menggunakan GT Purwomartani untuk menuju ruas Tol Jogja-Solo meninggalkan Jogja, bukan untuk masuk ke wilayah DIY.

"Purwomartani itu hanya digunakan untuk akses keluar dari Jogja, sehingga tidak digunakan untuk mudik atau masuk. Namun, digunakan hanya untuk balik atau arah keluar dari Jogja," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Solo, Rudy Hardiansyah, mengungkapkan bahwa volume kendaraan di Tol Jogja-Solo diperkirakan meningkat pada periode Lebaran tahun ini. Berdasarkan catatan tahun sebelumnya, puncak lalu lintas mencapai sekitar 23.000 kendaraan dalam satu hari.

Pada Lebaran 2026, jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga sekitar 25.000 kendaraan per hari atau naik sekitar 8 persen. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran, yakni pada 18 Maret 2026.

"Traffic tertinggi itu 23.000 per hari. Untuk 2026 ini kami prediksi tertingginya di 25.000 dengan asumsi ada kenaikan sekitar 8%. Itu di tanggal 18 Maret, prediksi kita di tanggal 18 Maret atau H-2 [lebaran]," ujarnya pada ungkap Rudy pada Rabu (11/3/2026).

Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama Lebaran, PT Jasamarga Jogja-Solo juga akan membuka jalur fungsional Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang kurang lebih 12 kilometer. Ruas tersebut saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.

"Untuk menghadapi lebaran tahun ini juga kita berencana memfungsikan dari Prambanan ini sampai ke Purwomartani kurang lebih sepanjang 12 kilometer. Jadi kalau dilihat di progres saat ini progres Prambanan-Purwomartani itu sudah 94%," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news