Bappelitbangda Sulsel Dorong Penguatan Mutu dan Akses Pendidikan di 24 Daerah

13 hours ago 5
Bappelitbangda Sulsel Dorong Penguatan Mutu dan Akses Pendidikan di 24 Daerah Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim (dok. Ist)

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program strategis yang menjangkau seluruh wilayah kabupaten dan kota.

Upaya ini difokuskan pada pemerataan akses sekaligus peningkatan mutu pembelajaran di tengah sejumlah tantangan yang masih dihadapi sektor pendidikan.

Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim, menyampaikan bahwa pendidikan tetap menjadi layanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah kepada masyarakat. Ia menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait penanganan anak tidak sekolah di Sulawesi Selatan.

“Pendidikan merupakan pelayanan dasar kepada masyarakat yang wajib diberikan oleh pemerintah. Ada sejumlah tantangan yang masih menjadi perhatian untuk diselesaikan bersama,” ujarnya, Sabtu (02/05/2026)

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov Sulsel mendorong berbagai intervensi kebijakan yang menjangkau 24 kabupaten dan kota. Salah satu langkah utama dilakukan melalui peningkatan daya tampung sekolah, khususnya jenjang SMA, dengan pembangunan unit sekolah baru, penambahan ruang kelas, serta rehabilitasi fasilitas pendidikan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan, terutama di wilayah dengan tingkat partisipasi sekolah yang masih rendah.

Selain itu, pemerintah provinsi juga memperkuat penyediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Di sisi lain, transformasi pendidikan berbasis digital juga terus didorong melalui program smart school. Program ini menyasar sekolah-sekolah di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses, dengan memanfaatkan pembelajaran daring untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

“Pemerintah provinsi hadir melalui digitalisasi smart school dan pembelajaran daring untuk meningkatkan pemahaman peserta didik, baik literasi maupun numerasi,” jelasnya.

Pemprov Sulsel juga melanjutkan program beasiswa bagi siswa SMA, SMK, dan SLB sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan. Program tersebut telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir dan akan terus menjadi prioritas hingga 2029, terutama bagi kelompok masyarakat rentan.

Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan juga difokuskan pada penguatan kapasitas tenaga pendidik. Pemerintah provinsi mendorong peningkatan kompetensi guru di berbagai bidang, termasuk penguasaan bahasa asing serta pengembangan kemampuan peserta didik.

Pada sektor pendidikan vokasi, perhatian diarahkan pada penguatan sekolah kejuruan melalui pembangunan pusat pelatihan keterampilan. Program ini ditujukan untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan mampu memenuhi kebutuhan industri di Sulawesi Selatan.

Pemprov Sulsel menilai peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar sistem pendidikan yang adaptif dan berdaya saing dapat terwujud.

Upaya tersebut diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang unggul di daerah.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news