Solok, Klikpositif – Yayasan Dimensi untuk Indonesia menyerahkan sebanyak 6 unit bantuan hunian tetap bagi korban banjir Sumatra di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Senin (23/3/2026).
Serahterima bantuan dilakukan langsung Pembina Yayasan Dimensi Untuk Indonesia Mayjend TNI (Purn) Arkamelvi Karmani. Penyerahan disaksikan langsung Bupati Solok, Jon Firman Pandu. Hadir founder dan team Dimensi, Menhefari, Vhino Alfadani, Kepala Jorong Sawah Sudud Nagari Selayo serta tokoh masyarakat setempat.
Arkamelvi mengatakan, Bantuan 6 unit Huntap tersebut merupakan bentuk kepedulian Yayasan Dimensi Untuk Indonesia bersama donatur terhadap korban banjir bandang di Kabupaten Solok. Bantuan rumah di pilih karena bisa bermanfaat dalam jangka waktu lama bagi penerima.
Tidak sembarang bangun, bantuan Huntap yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan standar BNPB. Setiap unit rumah dibangun dengan anggaran sekitar Rp60 juta, dengan spesifikasi yang telah disesuaikan agar layak huni dan aman.
Menurutnya, sebelum membangun rumah, tim Dimensi yang dikomandoi Vhino Alfadani terlebih dahulu melakukan survei langsung terhadap kondisi ril dan kebutuhan masyarakat. Karena bantuan logistik sudah banyak, maka dipilih bantuan berupa Huntap.
Dari data korban banjir yang disurvei, memang ada sejumlah lainnya yang belum bisa diakomodir lantaran tidak ada lahan atau lokasi baru yang berada di luar zona ancaman banjir.
“Dari olah data dan survei langsung bersama dinas terkait dan aparatur nagari, maka ada 6 yang memenuhi syarat utama. Dan langsung kami bangunkan melalui pihak ketiga,” ujar Putra Koto Gadang Koto Anau tersebut.
Selama satu bulan pengerjaan, 4 unit rumah sudah ditempati oleh masyarakat, sementara 2 lainnya tinggal finising. Dalam waktu dekat juga sudah bisa ditempati.
Dukungan Pemerintah Daerah

Arkamelvi Karmani mengharapkan, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Jadikan rumah bantuan tersebut sebagai hunian yang nyaman, dan merajut kembali asa setelah banjir bandang.
Di hadapan Bupati, Pembina Yayasan Dimensi Untuk Indonesia tersebut juga meminta dukungan pemerintah daerah untuk melengkapi fasilitas Huntap dengan layanan air bersih serta listrik, karena dibangun di lokasi yang baru.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan PLN dan PDAM sehingga rumah ini nyaman ditempati masyarakat. Tentunya, dukungan pemerintah daerah sangat penting dalam memberikan perhatian maksimal terhadap masyarakat korban bencana,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Solok, Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi terhadap Mayjend TNI (Purn) Arkamelvi Karmani bersama Yayasan Dimensi Untuk Indonesia yang telah hadir membantu masyarakat Kabupaten Solok.
Ia menjelaskan, banjir yang melanda Kabupaten Solok berdampak di sembilan kecamatan. Sebanyak 294 rumah terdampak, dan sebagian di antaranya tidak memungkinkan dibangun di lokasi lama, sehingga perlu direlokasi menjadi hunian tetap.
Ia menambahkan, pemerintah pusat dan Kabupaten Solok juga telah melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk pembangunan tiga jembatan Bailey sebagai akses penghubung wilayah terdampak.
Selain itu, bagi masyarakat yang belum mendapatkan hunian tetap, pemerintah memberikan bantuan dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per bulan per kepala keluarga.
“Ini bukti bahwa negara hadir untuk masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan rasa aman bagi warga,” kata Jon Firman Pandu.
Dalam kesempatan itu, dilakukan penandatanganan prasasti serta berita acara serah terima, dilanjutkan dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada masyarakat penerima bantuan.
Terimakasih Yayasan Dimensi Untuk Indonesia

Salah seorang penerima bantuan rumah, Robi Dwi Candra menyampaikan terimakasih atas bantuan dari Yayasan Dimensi Untuk Indonesia. Rumahnya yang hilang kini telah dibangun kembali.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat-sangat berarti bagi kami. Keluarga kecil kami kini bisa tersenyum kembali dan berangsur pulih dari trauma banjir bandang pada November 2025 lalu,” ujarnya.
Ia mengisahkan, saat kejadian, waktu itu hanya ada istri dan anak-anaknya di rumah. Beruntung, ketika awal air baik, istrinya yang tengah hamil dan anaknya langsung menyelamatkan diri.
Nyaris tak ada harta benda yang bisa diselamatkan. Banjir yang seketika datang langsung menyapu rumah Robi dan sejumlah rumah lainnya di Simpang Pulai, Sawah Pasir, Nagari Selayo.
Namun, Robi sangat bersyukur keluarganya masih selamat. Suasana duka dan bimbang sempat menyelimuti Robi, lantaran rumah satu-satunya sudah hanyut disapu banjir. Sementara waktu pasca banjir, dirinya mengungsi di rumah keluarga.
Untaian Do’a tulus Robi dan keluarga pada Yang Maha Kuasa akhirnya terjawab melalui bantuan dari Yayasan Dimensi Untuk Indonesia. Dirinya masuk sebagai salah satu penerima bantuan.
Beruntung, ia masih punya tanah milik keluarga di Tanjung Paku. Rumahnya kini tinggal proses penyelesaian oleh kontraktor. Kini Robi bisa berbahagia, dengan rumah baru yang akan dihuni dan buah hatinya yang baru saja lahir.
“Kami sekeluarga menyampaikan terimakasih yang tak terhingga atas bantuan semua pihak yang peduli dengan kondisi kami. Mulai dari awal bencana hingga kini. Sungguh, bantuan rumah ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

6 hours ago
3

















































