BKKBN Sumbar Berkolaborasi dengan IPKB dalam Percepatan Distribusi MBG untuk Ibu dan Balita

4 hours ago 2

Hayati Sumbar

PADANG, KLIKPOSITIF- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Sumbar terus berupaya memperluas jangkauan informasi program yang ada untuk masyarakat dengan memperkuat peran Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB).

Memperkuat sinergi antara BKKBN dan IPKB adalah salah satu upaya agar masyarakat mengetahui program-program yang ada di BKKBN untuk masyarakat.

Penguatan peran IPKB tersebut ditegaskan dalam Forum Komunikasi Publik yang berlangsung di Ruang Belajar Litbang BKKBN Sumbar, Senin 16 Maret 2026. Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Mardalena Wati beserta jajarannya dan sejumlah awak media.

Menurut Mardalena, media memberikan peran penting bagi penyebaran informasi program pemerintah khususnya di BKKBN untuk masyarakat. Kepuasan informasi masyarakat melalui media merupakan indikator penting dalam keberhasilan program pemerintah.

“Peran IPKB sebagai mitra strategis sangat dibutuhkan sebagai jembatan informasi pada publik. Peran IPKB juga diharapkan agar meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat bahwa BKKBN hanya sebatas alat kontrasepsi dan KB,” ungkap Mardalena.

Padahal, banyak program yang ada di BKKBN yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat. Mulai dari masa pra kehamilan, melahirkan,1000 hari pertama kehidupan, masa anak-anak, hingga program untuk lansia.

Mardalena juga menyampaikan bahwa saat ini BKKBN yang bertransformasi di bawah Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, memiliki tanggung jawab besar dalam tata kelola kependudukan dan pembangunan ketahanan keluarga.

Baca Juga

Ada aspek makro terkait kependudukan dan aspek mikro terkait bagaimana membangun keluarga yang tangguh dan sejahtera.

BKKBN Sumbar kini mendapatkan mandat khusus untuk melakukan percepatan distribusi MBG bagi kelompok yang disebut sebagai “3B”.

Kelompok 3B ini meliputi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita. Tentunya tugas ini telah memiliki payung hukum yang kuat, yakni Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 khusus pasal 47 tentang percepatan pendistribusian makanan bergizi.

Selain urusan gizi, IPKB juga berperan dalam penyebaran informasi mengenai program Sekolah Lansia. Program ini dirancang agar kelompok penduduk lanjut usia di Sumatera Barat tetap mandiri dan produktif, mengingat tren aging population yang mulai meningkat.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news