Prakiraan cuaca Sulsel selama periode mudik (Dok: Ist)KabarMakassar.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi sebagian besar wilayah di Sulawesi Selatan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang selama periode mudik Lebaran 2026.
Prakiraan tersebut disampaikan BMKG dalam konferensi pers terkait prediksi musim kemarau 2026 sekaligus kondisi cuaca selama arus mudik Lebaran di Sulawesi Selatan. Informasi ini disampaikan sebagai bagian dari dukungan BMKG terhadap operasional posko mudik Lebaran.
Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, mengatakan pihaknya telah melakukan analisis prakiraan cuaca selama masa operasional posko mudik Lebaran.
“Hari ini kami Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar memprediksi potensi cuaca yang terjadi pada saat posko Lebaran periode 13 sampai dengan 30 Maret 2026, serta prakiraan cuaca pada saat sholat Idul Fitri baik tanggal 20 maupun 21 Maret 2026,” ujar Nasrol, Jumat (13/03).
Berdasarkan hasil analisis BMKG, sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan diperkirakan mengalami hujan selama periode tersebut. Kondisi ini berpotensi memengaruhi perjalanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Wilayah Pinrang hingga Makassar diprediksi berpotensi diguyur hujan. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba hingga Kepulauan Selayar.
Selain itu, wilayah Enrekang dan Sidenreng Rappang juga diperkirakan mengalami hujan. Sementara Soppeng, Wajo, dan Bone diprediksi berawan, sedangkan Sinjai berpotensi hujan.
Di wilayah utara Sulawesi Selatan seperti Toraja Utara, Tana Toraja, Palopo, Luwu, Luwu Utara hingga Luwu Timur juga diprediksi mengalami hujan selama periode mudik Lebaran.
Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kukuh Ribudiyanto, mengatakan BMKG juga melakukan pemantauan khusus terhadap aktivitas penerbangan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
“Kami akan terus memantau seluruh bandara yang ada di Sulawesi Selatan. Terdapat tujuh bandara yang dipantau terkait penerbangan mudik dan arus balik,” kata Kukuh.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Makassar, Sukma Tri Yuliasari, menyampaikan pihaknya juga melakukan pemantauan kondisi perairan di wilayah Makassar dan sekitarnya.
“Kami memantau kondisi maritim di perairan Makassar hingga sejumlah perairan lain, termasuk perkiraan gelombang serta angin timur dan barat,” ujarnya.
Menurut Sukma, kondisi angin diperkirakan berada pada kategori sedang hingga rendah. Tinggi gelombang di perairan Makassar diperkirakan berkisar antara 1 hingga 2 meter.
BMKG berharap informasi prakiraan cuaca ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat dalam mengantisipasi potensi dampak cuaca selama periode mudik Lebaran.

















































