PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang terus mempercepat pengembangan delapan pasar satelit yang tersebar di berbagai wilayah sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menciptakan pusat perdagangan yang lebih modern, bersih, dan nyaman. Langkah tersebut dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana, pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga pengembangan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing pasar.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan pasar satelit memiliki peran strategis dalam mendekatkan layanan perdagangan kepada masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di tingkat kecamatan dan kelurahan. Karena itu, Pemerintah Kota Padang terus melakukan berbagai pembenahan agar pasar-pasar tersebut mampu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi yang kompetitif dan berkelanjutan.
“Saat ini Kota Padang memiliki delapan pasar satelit. Dua di antaranya sudah berstandar SNI, yaitu Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi. Tahun ini kami mempersiapkan Pasar Ulak Karang menjadi pasar SNI sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pasar,” ujar Fizlan, Jumat (12/6).
Menurutnya, status pasar berstandar SNI menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat. Selain memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli, standar tersebut juga memastikan tersedianya fasilitas pendukung yang memadai, mulai dari kebersihan lingkungan, keamanan, hingga tata kelola pasar yang lebih profesional.
Di antara pasar satelit yang telah memenuhi standar tersebut, Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi dinilai telah menunjukkan perkembangan positif. Khusus Pasar Tanah Kongsi, pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas fisik, tetapi juga menyiapkan konsep pengembangan kawasan berbasis potensi lokal.
Pasar yang berada di kawasan kota lama itu direncanakan menjadi destinasi perdagangan sekaligus kawasan heritage yang mengangkat kekayaan budaya dan sejarah setempat. Berbagai potensi seperti kuliner tradisional, kedai kopi, serta produk-produk nonbahan pokok akan dikembangkan sebagai daya tarik utama melalui kolaborasi dengan pihak kecamatan, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha lokal.
Konsep tersebut diharapkan mampu menjadikan Pasar Tanah Kongsi tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual beli, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial dan destinasi wisata ekonomi yang dapat menarik kunjungan masyarakat maupun wisatawan.
Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga memberikan perhatian khusus terhadap penataan Pasar Banda Buek. Berbagai fasilitas pendukung akan diperbaiki terlebih dahulu sebelum dilakukan penataan pedagang ke lantai atas bangunan pasar. Langkah tersebut bertujuan menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertata tanpa mengganggu aktivitas ekonomi para pedagang yang telah berlangsung selama ini.
“Pemerintah ingin memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi dengan baik sebelum penataan dilakukan. Dengan begitu, pedagang dan pembeli dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman,” kata Fizlan.
Meski demikian, pengembangan pasar satelit masih menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa pasar yang belum berstandar SNI masih membutuhkan pembenahan infrastruktur dasar, terutama terkait instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sistem drainase, serta fasilitas penunjang lainnya.
Ketersediaan IPAL menjadi salah satu fokus utama karena berkaitan langsung dengan aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar. Pemerintah Kota Padang telah mengidentifikasi kebutuhan tersebut dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat pemenuhannya.
“Kami sudah menganggarkan perbaikan IPAL, terutama di Pasar Belimbing. Meski ada efisiensi anggaran, kebutuhan sarana dan prasarana pasar tetap menjadi prioritas. Kami juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar pemenuhan IPAL di seluruh pasar satelit dapat diselesaikan secara bertahap hingga 2028,” ungkapnya.
Menurut Fizlan, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan mengingat kebutuhan infrastruktur pasar cukup besar dan memerlukan pembiayaan yang tidak sedikit. Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci untuk mewujudkan pasar rakyat yang memenuhi standar nasional sekaligus mampu bersaing dengan pusat-pusat perdagangan modern.
Pengembangan pasar satelit juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Padang dalam mendorong pemerataan ekonomi. Dengan keberadaan pasar yang representatif di berbagai wilayah, masyarakat tidak perlu bergantung pada pasar-pasar besar di pusat kota untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun menjalankan aktivitas usaha.
Melalui berbagai program pembenahan yang sedang berjalan, Pemerintah Kota Padang berharap seluruh pasar satelit dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman. Lebih dari itu, pasar satelit diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang memberikan manfaat langsung bagi pedagang, pelaku UMKM, serta masyarakat di sekitarnya.

19 hours ago
5

















































