Digelar Maret, PSBM XXVI 2026 Dorong Kopi Sulsel Tembus Pasar Global

23 hours ago 7
Digelar Maret, PSBM XXVI 2026 Dorong Kopi Sulsel Tembus Pasar GlobalIlustrasi Kopi (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI 2026 dipastikan tak sekadar menjadi ajang silaturahmi tahunan, tetapi diarahkan sebagai ruang konkret penguatan sektor ekonomi, dengan industri kopi Sulawesi Selatan tampil sebagai isu utama yang disorot.

Kegiatan yang akan digelar pada 25–26 Maret 2026 di Hotel Claro Makassar ini menghadirkan agenda temu bisnis lintas sektor, mempertemukan petani, pelaku usaha, hingga buyer guna mempercepat rantai distribusi dan ekspansi pasar komoditas unggulan daerah.

Koordinator Temu Bisnis PSBM XXVI, Pither Noble, menegaskan bahwa kopi dipilih karena memiliki daya saing tinggi sekaligus peluang ekspor yang masih terbuka lebar.

“Sulawesi Selatan memiliki potensi kopi yang luar biasa. PSBM ini kita dorong bukan hanya sebagai ajang temu, tetapi menjadi pintu masuk agar kopi kita bisa menembus pasar global,” ujar Pither, Selasa (24/03).

Menurutnya, selama ini potensi kopi lokal belum sepenuhnya terhubung dengan pasar besar, sehingga PSBM menjadi momentum strategis untuk mempertemukan seluruh ekosistem, mulai dari hulu hingga hilir.

Dalam forum tersebut, panitia juga menghadirkan sejumlah perusahaan besar, termasuk Kapal Api, sebagai upaya membuka peluang kerja sama langsung dengan pelaku usaha lokal. Kehadiran buyer dari berbagai daerah diharapkan mampu mempercepat transaksi bisnis dan memperluas jaringan pemasaran.

Tak hanya itu, keterlibatan pelaku usaha muda menjadi perhatian penting dalam pengembangan industri kopi. Tren konsumsi kopi yang semakin melekat pada gaya hidup generasi muda dinilai sebagai kekuatan baru yang mampu mendorong inovasi produk dan pasar.

“Anak muda hari ini menjadikan kopi sebagai bagian dari lifestyle. Ini peluang besar untuk membawa industri kopi kita lebih modern dan kompetitif,” jelasnya.

Sebagai bentuk penguatan promosi produk, panitia juga menyiapkan sesi coffee tasting yang melibatkan lima tenant kopi lokal. Peserta diberi kesempatan mencicipi langsung cita rasa khas kopi Sulawesi Selatan sebagai bagian dari strategi branding komoditas.

Lebih jauh, hasil dari temu bisnis ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan semata, melainkan berlanjut pada kerja sama konkret yang berdampak pada peningkatan nilai ekonomi petani dan pelaku usaha.

“Harapannya setelah PSBM ini, pelaku usaha kopi kita bisa berkembang lebih cepat dan membuka akses ekspor ke negara seperti Taiwan dan Belanda,” tambah Pither.

Dengan mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, PSBM XXVI 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring saudagar Bugis Makassar sekaligus mendorong sektor unggulan daerah, khususnya kopi, agar mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news