KATASUMBAR- Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang (DLH) memfokuskan penempatan petugas kebersihan di pusat kuliner dan kawasan pasar pabukoan selama Ramadan 1447 Hijriah.
Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan, hal tersebut sebagai langkah dalam mengendalikan sampah selama Ramadan, khususnya di kawasan pusat pabukoan dan sentra kuliner.
“Selama Ramadan ada peningkatan timbulan sampah di beberapa lokasi, terutama di pusat-pusat pabukoan dan kuliner. Namun secara keseluruhan, volumenya relatif sama seperti Ramadan tahun ini, yakni sekitar 660 ton per hari,” ungkapnya pada Katasumbar.
Ia menjelaskan, peningkatan bukan terjadi pada jenis sampah, melainkan pada pergeseran lokasi timbulan. Jika pada hari biasa sampah lebih banyak berasal dari kawasan permukiman dan pasar tradisional, maka selama Ramadan titik konsentrasi berpindah ke pusat kuliner, kawasan wisata, dan lokasi penjualan takjil.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, DLH melakukan penyesuaian jam tugas petugas kebersihan. Personel khusus ditempatkan dan dikonsentrasikan di area-area yang menjadi pusat aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
“Jam tugas ada perubahan. Kami menempatkan personel khusus yang terkonsentrasi di pusat kuliner, pusat wisata, termasuk meningkatkan pengawasan kebersihan di kawasan pabukoan,” jelasnya.
Fadelan menegaskan, secara umum jenis sampah yang dihasilkan masyarakat tidak jauh berbeda dari hari biasa. Namun karena aktivitas masyarakat terpusat di lokasi tertentu, maka distribusi timbulan sampah pun ikut berubah.
DLH juga mengimbau seluruh warga Kota Padang dan pelaku usaha agar memastikan sampah dari sumbernya tersambung ke layanan LPS (Layanan Pengelolaan Sampah). Dengan demikian, sampah dapat terangkut secara teratur dan tidak menumpuk di lokasi usaha maupun fasilitas umum.
“Kami mengimbau seluruh warga dan pelaku usaha untuk terhubung dengan layanan LPS, sehingga sampah dari sumbernya mendapat pelayanan pengambilan. Khusus kepada pedagang, kami minta agar menjaga kebersihan di sekitar tempat usahanya masing-masing,” tegasnya.
Melalui langkah tersebut, DLH berharap kebersihan dan keindahan Kota Padang tetap terjaga selama Ramadan, meski aktivitas masyarakat di pusat-pusat kuliner dan pabukoan meningkat signifikan.
“Sehingga sampah dari sumber seluruh mendapat pelayanan pengambilan, dan juga imbauan kebersihan terutama kepada pedagang untuk menjaga area kebersihan tempat usaha,” terangnya.

5 hours ago
1




















































