Dorong Masyarakat Cakap Kelola Keuangan Syariah, OJK dan Kemenag Luncurkan Buku ESA

16 hours ago 5
Dorong Masyarakat Cakap Kelola Keuangan Syariah, OJK dan Kemenag Luncurkan Buku ESABuku Edukasi Keuangan Berbasis Agama (ESA) menjadi panduan praktis bagi masyarakat untuk mempelajari pengelolaan keuangan, termasuk keuangan syariah (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Pada penutupan GERAK Syariah 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia turut meluncurkan Buku Edukasi Keuangan Berbasis Agama (ESA) sebagai wujud kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Buku saku ini menjadi panduan praktis bagi masyarakat untuk mempelajari pengelolaan keuangan, termasuk keuangan syariah, dengan pendekatan nilai-nilai agama yang relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan bahwa pertumbuhan sektor jasa keuangan syariah yang stabil menunjukkan keuangan syariah memiliki potensi besar.

“Untuk menduduki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya, dikutip Jumat (03/04).

Ia mengatakan, bahwa fondasi ekonomi dan keuangan syariah yang sudah baik tersebut, tentunya turut menjadi fondasi yang kuat bagi perekonomian Indonesia.

“Peluang tersebut tidak luput dari berbagai peluang yang kita miliki saat ini. Potensi demografis, sosial, dan ekonomi masyarakat, yang didukung dengan basis populasi muslim sebesar 244,7 juta orang. Ini luar biasa tentu potensinya,” terangnya.

Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mengatakan, bahwa perilaku ekonomi syariah ini perlu terus ditingkatkan.

“Karena populasi muslim di Indonesia yang mencapai 244 juta, namun perilaku ekonomi syariahnya hanya sekitar 7,6 persen, masih jauh apabila dibandingkan dengan Malaysia yang telah mencapai sebesar 67 persen,” imbuhnya.

“Sehingga seharusnya peningkatannya jauh lebih tinggi. Akan tetapi apapun namanya, itu jauh lebih baik daripada datar seperti selama ini,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika telah melihat adanya kurva yang naik. Ia juga mengikuti perkembangan tahun lalu, dimana apabila dibandingkan dengan tahun ini ada peningkatan.

Pemanfaatan Buku ESA dimaksud diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan inklusif dari berbagai latar belakang agama dan kepercayaan, dalam menciptakan masyarakat yang cakap literasi keuangan dan mampu mengelola keuangannya dengan baik dalam mencapai kesejahteraannya.

Turut hadir dalam acara ini, Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen OJK Rizal Ramadhani, Deputi Komisioner Pengaturan, Perizinan, dan Pengendalian Kualitas OJK Deden Firman Hendarsyah, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI H. Abu Rokhmad beserta jajaran pimpinan, Ketua Badan Pelaksana Harian DSN-MUI K.H. Cholil Nafis, serta pimpinan Kementerian/Lembaga, antara lain Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Melalui penyelenggaraan GERAK Syariah 2026 dan peluncuran Buku ESA yang sejalan dengan prinsip keuangan syariah yang bersifat universal, memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

OJK menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin terliterasi dan terinklusi keuangan syariah melalui penguatan sinergi dan kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news