Ekspansi Whoosh ke Surabaya Ditunda, Pemerintah Fokus Benahi Keuangan

5 hours ago 3

Ekspansi Whoosh ke Surabaya Ditunda, Pemerintah Fokus Benahi Keuangan

Kereta api cepat Jakarta-Bandung Whoosh. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah belum akan memutuskan perpanjangan jalur Kereta Cepat Whoosh menuju Surabaya hingga Banyuwangi. Sebelum melangkah ke proyek lanjutan tersebut, fokus utama diarahkan pada penyelesaian restrukturisasi keuangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebagai dasar evaluasi kelayakan pengembangan jaringan kereta cepat di Pulau Jawa.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Allan Tandiono, menegaskan bahwa proses restrukturisasi keuangan KCJB menjadi prioritas pemerintah saat ini. Hasil dari proses tersebut akan menjadi acuan dalam menentukan arah pengembangan Whoosh ke wilayah Jawa Timur.

"Saat ini pemerintah fokus terhadap restrukturisasi keuangan kereta cepat Jakarta-Bandung," kata Allan Tandiono di Jakarta, Sabtu, terkait prioritas penyelesaian restrukturisasi keuangan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Menurut Allan, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Ia menjelaskan, keberhasilan restrukturisasi keuangan akan menjadi tolok ukur pemerintah dalam mengevaluasi rencana perpanjangan jalur Kereta Cepat Whoosh menuju Surabaya, bahkan hingga Banyuwangi.

Sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan bahwa pembahasan pengembangan Whoosh ke Jawa Timur tetap berjalan secara paralel sembari menunggu penyelesaian restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Agus mengungkapkan dirinya telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia untuk membahas rencana pengoperasian Whoosh hingga Banyuwangi.

"Tahapan hari ini kita lakukan paralel," ujar Agus dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3).

Meski pembahasan proyek lanjutan terus berlangsung, Agus menegaskan pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian restrukturisasi keuangan KCJB. Langkah tersebut dinilai penting karena akan memengaruhi peta jalan pengembangan jaringan Kereta Cepat Whoosh menuju wilayah Jawa Timur.

"Sebaiknya kita pastikan dulu KCJB-nya tuntas, artinya solusinya sudah bisa diambil dengan baik, baru setelah itu kita kembangkan berikutnya," jelasnya.

Komitmen pemerintah dalam pengembangan kereta cepat juga ditandai dengan pembentukan Komite Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Melalui kebijakan tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono ditunjuk sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.

Penunjukan itu tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung. Dalam beleid tersebut ditegaskan, "Dengan Peraturan Presiden ini, dibentuk Komite Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung yang selanjutnya disebut sebagai Komite," sebagaimana tercantum dalam salinan Perpres Nomor 29 Tahun 2026 yang diterbitkan pada Minggu (31/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news