H-6 Lebaran, 23.610 Kendaraan Melintas GT Cikampek Utama

2 hours ago 3

H-6 Lebaran, 23.610 Kendaraan Melintas GT Cikampek Utama Arus kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat dari arah Jakarta pada H-6 Lebaran, Minggu (15/3/2026), terlihat mulai ramai, namun tetap lancar. ANTARA - Risky Syukur

Harianjogja.com, JAKARTA—Arus mudik Lebaran 2026 di jalur Tol Trans Jawa mulai menunjukkan peningkatan. Hingga H-6 Lebaran, sebanyak 23.610 kendaraan tercatat melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat dari arah Jakarta menuju wilayah timur.

Data tersebut dihimpun pada Minggu dengan rentang waktu pukul 00.00 hingga 12.44 WIB. Jumlah kendaraan itu meningkat cukup signifikan dibandingkan periode yang sama pada H-7 Lebaran, Sabtu (14/3), yang tercatat sebanyak 20.665 kendaraan.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 13.10 WIB menunjukkan arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama terpantau ramai namun tetap lancar. Kendaraan yang melintas didominasi minibus, bus, hingga truk sumbu dua.

Sementara itu, truk sumbu tiga sudah jarang terlihat melintas di jalur tersebut karena telah dibatasi sejak pukul 12.00 WIB sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pengaturan lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2026.

Di sejumlah gardu Gerbang Tol Cikampek Utama yang mengarah ke Palimanan dari Jakarta juga tidak terlihat antrean kendaraan yang berarti.

Adapun dari arah sebaliknya, yakni dari Palimanan menuju Jakarta, tercatat sebanyak 8.093 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol Cikampek Utama. Jumlah ini hampir sepertiga dari volume kendaraan yang bergerak dari arah Jakarta menuju timur.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik, PT Jasa Marga sebelumnya telah menambah jumlah gardu pelayanan di Gerbang Tol Cikampek Utama.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, mengatakan jumlah gardu yang dioperasikan ditingkatkan dari 15 gardu menjadi 19 gardu.

“Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa,” ujar Ria kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (14/3).

Menurut Ria, peningkatan volume kendaraan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 11 Maret 2026, meskipun pada awalnya belum terlalu signifikan.

“Kalau terhitung sampai dengan tanggal 11 hingga 13 Maret, perhitungan kami sudah mencapai sekitar 108 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa. Jadi memang sudah terlihat lonjakan yang cukup tinggi," kata dia.

Meski demikian, peningkatan volume kendaraan tersebut hingga kini belum memerlukan penerapan rekayasa lalu lintas di jalur tol tersebut.

“Baik 'one way' maupun 'contra flow'. Untuk saat ini memang belum ada rekayasa lalu lintas sama sekali, karena seluruh lonjakan kendaraan masih dapat diantisipasi dengan baik,” kata Ria.

Ia menambahkan pembukaan 19 gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama masih dinilai cukup untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama arus mudik Lebaran berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news