Harga Cabai Rawit Makin Pedas Tembus Rp75 Ribu, Pangan Naik

3 hours ago 4

Harga Cabai Rawit Makin Pedas Tembus Rp75 Ribu, Pangan Naik Pedagang cabai rawit merah. - Foto ilustrasi - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Pergerakan harga sejumlah komoditas pangan di tingkat nasional kembali menjadi perhatian. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah masih berada di level tinggi, mencapai Rp75.900 per kilogram pada Kamis pagi pukul 08.45 WIB.

Selain cabai, komoditas protein hewani seperti telur ayam ras juga tercatat relatif tinggi, yakni Rp32.400 per kilogram. Kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok ini menunjukkan tekanan di sektor pangan yang masih berlangsung di berbagai daerah.

Untuk komoditas bumbu dapur, harga bawang merah tercatat Rp46.550 per kilogram, sementara bawang putih berada di angka Rp39.950 per kilogram. Keduanya masih menjadi komoditas yang cukup sensitif terhadap perubahan pasokan dan distribusi.

Harga Beras Beragam

PIHPS juga mencatat harga beras dalam berbagai kualitas. Untuk beras kualitas bawah I dan II masing-masing dijual Rp14.550 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium I berada di harga Rp16.050 per kilogram dan medium II Rp15.900 per kilogram.

Adapun beras kualitas premium atau super I tercatat Rp17.350 per kilogram, sedangkan super II berada di angka Rp16.850 per kilogram. Variasi harga ini mencerminkan perbedaan kualitas serta preferensi konsumen di pasar.

Komoditas Cabai dan Daging

Selain cabai rawit merah, harga cabai jenis lain juga masih relatif tinggi. Cabai merah besar tercatat Rp45.850 per kilogram, cabai merah keriting Rp45.050 per kilogram, dan cabai rawit hijau mencapai Rp50.600 per kilogram.

Di sektor daging, harga daging ayam ras segar berada di angka Rp40.850 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I tercatat Rp147.800 per kilogram dan kualitas II Rp139.850 per kilogram.

Gula dan Minyak Goreng

Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium berada di angka Rp20.200 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal Rp19.150 per kilogram.

Sementara itu, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.250 per liter. Untuk minyak goreng kemasan, harga merek premium (kemasan I) mencapai Rp23.400 per liter, sedangkan kemasan II berada di angka Rp22.450 per liter.

Dinamika Harga Perlu Diwaspadai

Fluktuasi harga pangan ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pasokan, distribusi, hingga kondisi cuaca. Pemerintah bersama pemangku kepentingan terus memantau perkembangan harga guna menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat.

Kenaikan pada sejumlah komoditas, terutama cabai, menjadi sinyal penting perlunya penguatan distribusi dan ketersediaan stok agar tidak memicu inflasi lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news