Harga Daging Sapi di Padang Tembus Rp156 Ribu per Kg di H+5 Lebaran

11 hours ago 5

Hayati Sumbar

KLIKPOSITIF- Harga daging sapi di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat, mengalami kenaikan pasca Lebaran 1447 Hijriah. Memasuki H+5 Lebaran, harga daging sapi tercatat menembus Rp156 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut disampaikan Kepala Bidang Bahan Pokok dan Barang Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, berdasarkan data perkembangan harga bahan pokok di Kota Padang, Rabu (25/3/2026).

“Ya, harga daging sapi paha belakang naik hari ini dari Rp150 ribu menjadi Rp156 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Edrian menjelaskan, kenaikan harga daging sapi ini diperkirakan terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat selama momen Lebaran. Banyaknya warga yang pulang kampung turut mendorong konsumsi daging sapi di daerah tersebut.

Meski demikian, ia memastikan ketersediaan pasokan daging sapi masih dalam kondisi aman, meskipun harga mengalami kenaikan.

“Penyebabnya karena permintaan meningkat seiring para pemudik yang pulang kampung untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,” jelasnya.

Sementara itu, harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya secara umum masih terpantau stabil. Bahkan, beberapa komoditas mengalami penurunan harga.

Harga cabai rawit merah, misalnya, turun dari Rp65 ribu menjadi Rp63 ribu per kilogram. Penurunan ini dinilai cukup membantu meringankan beban masyarakat pasca Lebaran.

Baca Juga

Suasana Panjat Pinang di Kampung Ganting Kubang, Lengayang Pessel, Senin (23/3/2026).

Di sisi lain, harga cabai merah keriting terpantau relatif stabil di angka Rp36 ribu per kilogram.
Untuk komoditas bawang merah, harga masih bervariasi.

Bawang merah kualitas super dijual berkisar Rp35 ribu hingga Rp36 ribu per kilogram, sementara bawang merah biasa berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram.

Adapun bawang merah peking dijual dengan harga lebih rendah, yakni sekitar Rp20 ribu hingga Rp24 ribu per kilogram.

Secara keseluruhan, harga kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang masih relatif stabil. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan guna menjaga kestabilan harga, terutama setelah momentum Lebaran.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news