Harga Emas Pegadaian Hari Ini 3 Mei: Antam Turun Tipis

7 hours ago 5

 Antam Turun Tipis Produk emas Antam. / Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Harga emas Pegadaian hari ini, Minggu (3/5/2026), menunjukkan pergerakan terbatas. Emas Antam tercatat turun tipis, sementara UBS dan Galeri24 masih bertahan stabil di level sebelumnya.

Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian per pukul 06.48 WIB, harga emas UBS berada di Rp2.802.000 per gram dan Galeri24 di Rp2.788.000 per gram, sedangkan Antam turun menjadi Rp2.908.000 per gram.

Jika dibandingkan dengan harga pada Sabtu (2/5/2026), pergerakan harga relatif stagnan, di mana UBS tetap di Rp2.802.000, Galeri24 Rp2.788.000, sementara Antam mengalami penurunan tipis dari Rp2.911.000 menjadi Rp2.908.000 per gram.

Secara ketersediaan produk, emas Galeri24 dijual dalam berbagai ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara itu, UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram, dan Antam pada platform Sahabat Pegadaian ditawarkan mulai 0,5 gram hingga 100 gram.

Berikut rincian lengkap harga emas Pegadaian hari ini untuk masing-masing produk:

Galeri24

0,5 gram: Rp1.462.000
1 gram: Rp2.788.000
2 gram: Rp5.509.000
5 gram: Rp13.671.000
10 gram: Rp27.270.000
25 gram: Rp67.806.000
50 gram: Rp135.505.000
100 gram: Rp270.877.000
250 gram: Rp675.529.000
500 gram: Rp1.351.056.000
1.000 gram: Rp2.702.112.000

Antam

0,5 gram: Rp1.506.000
1 gram: Rp2.908.000
2 gram: Rp5.754.000
3 gram: Rp8.604.000
5 gram: Rp14.306.000
10 gram: Rp28.554.000
25 gram: Rp71.253.000
50 gram: Rp142.423.000
100 gram: Rp284.765.000

UBS

0,5 gram: Rp1.514.000
1 gram: Rp2.802.000
2 gram: Rp5.559.000
5 gram: Rp13.738.000
10 gram: Rp27.331.000
25 gram: Rp68.192.000
50 gram: Rp136.104.000
100 gram: Rp272.100.000
250 gram: Rp680.050.000
500 gram: Rp1.358.503.000

Harga emas di pasar global dan domestik pada tahun 2026 ini sangat ditentukan oleh interaksi antara kebijakan moneter, kondisi ekonomi makro, serta dinamika geopolitik yang terus berkembang. Faktor utama yang paling dominan adalah kebijakan suku bunga bank sentral, khususnya The Fed, di mana ekspektasi pemangkasan bunga biasanya mendorong penguatan harga karena emas menjadi lebih menarik dibandingkan aset yang memberikan imbal hasil.

Selain itu, status emas sebagai safe haven membuatnya sangat sensitif terhadap ketidakpastian geopolitik; konflik di wilayah strategis cenderung memicu lonjakan permintaan dari investor yang mencari keamanan. Kondisi ini diperkuat oleh nilai tukar Dolar AS yang berbanding terbalik dengan emas, serta peran emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging) di tengah tekanan inflasi yang menggerus daya beli mata uang.

Di sisi lain, akumulasi cadangan emas oleh bank-bank sentral dunia turut memberikan fondasi fundamental yang kokoh bagi stabilitas harga di tengah fluktuasi pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news