Harga TBS Masih Anjlok, Pengepul Sawit di Lengayang Pessel Belum Berani Membeli

8 hours ago 5

KLIKPOSITIF- Harga tandan buah segar (TBS) sawit di sejumlah daerah di Indonesia masih belum menunjukkan kepastian. Setelah mengalami penurunan dalam sepekan terakhir, harga sawit hingga kini belum kembali stabil.

Seorang pengepul sawit di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, Oyon mengaku masih ragu membeli hasil panen petani karena belum adanya kepastian harga dari pabrik.

“Belum ada kepastian harga. Jadi kami belum berani membeli sawit petani,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan, harga sawit di wilayah Lengayang mulai anjlok sejak Kamis (21/5/2026) lalu. Dalam sepekan terakhir, harga TBS hanya berada di kisaran Rp800 hingga Rp900 per kilogram. “Sebelumnya sempat turun di angka Rp500 sampai Rp700 per kilogram,” terangnya.

Menurutnya, kondisi harga yang belum stabil membuat pengepul khawatir mengalami kerugian apabila tetap membeli sawit dari petani. “Informasi harga di pabrik juga belum jelas. Khawatir kalau dibeli sekarang, nanti malah tambah turun lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Disbun TPH) Sumbar, Ir. Afniwirman, sebelumnya menyebut penurunan harga TBS diduga dipicu munculnya spekulasi pasar terkait wacana kebijakan ekspor sumber daya alam melalui satu pintu.

Baca Juga

Truk Pengangkut Sawit di Pabrik PT SJAL di Pessel

Tumpukan Sawit di Lahan yang Disegel

Menurutnya, isu tersebut membuat sebagian pelaku usaha sawit mengalami kegamangan sehingga berdampak terhadap harga TBS di tingkat petani.

“Pengusaha sawit merasa gamang dan muncul spekulasi pasar dengan menurunkan harga TBS,” kata Afniwirman.

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada kebijakan resmi terkait ekspor satu pintu sebagaimana yang berkembang di masyarakat. Karena itu, perusahaan diminta tidak menurunkan harga TBS secara sepihak.

“Penetapan harga TBS dilakukan melalui rapat rutin mingguan di tingkat provinsi. Tidak boleh menaikkan atau menurunkan harga secara sepihak,” tegasnya.

Disbun TPH Sumbar saat ini juga tengah menyiapkan surat imbauan dari Gubernur Sumbar kepada bupati di daerah penghasil sawit agar melakukan pengawasan terhadap pembelian TBS oleh pabrik kelapa sawit (PKS) di masing-masing daerah.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news