Hattrick Dembele saat Prancis Lawan Norwegia Dapat Pujian

2 hours ago 1

Hattrick Dembele saat Prancis Lawan Norwegia Dapat Pujian

Pesepak bola Prancis Ousmane Dembele (atas) meluapkan kegembiraan bersama rekan setimnya setelah mencetak gol ke gawang Norwegia dalam pertandingan babak penyisihan Grup I Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Boston, Boston, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut Prancis menang dengan skor 4-1. (ANTARA FOTO/Xinhua/Huang Zongzhi/hma)

Harianjogja.com, JAKARTA— Penampilan gemilang ditunjukkan penyerang timnas Prancis, Ousmane Dembele, saat mencetak hattrick ke gawang Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026) WIB. Aksi impresif itu bahkan menuai pujian dari pelatih Norwegia, Stale Solbakken.

Bermain di Stadion Boston, Dembele langsung tampil agresif sejak awal laga. Tiga gol sukses ia lesakkan hanya dalam waktu 32 menit pada babak pertama, masing-masing pada menit ke-7, 20, dan 32. Prancis pun menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 4-1.

Solbakken mengakui timnya kesulitan meredam permainan Dembele yang tampil nyaris tanpa cela sepanjang laga.

“Jelas hari ini Dembele sedang menjalani hari ketika setiap sentuhan bolanya begitu sempurna dan itu sangat menyulitkan kami. Kami tidak mampu membantu Fredrik (Andre Bjorkan), bek kiri kami. Dua penyelesaian akhir Dembele benar-benar berkelas dunia. Gol ketiganya seharusnya bisa kami hindari,” ujar Solbakken dikutip dari Fifa.com.

Hattrick cepat yang dicetak Dembele mencatatkan sejarah tersendiri. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak tiga gol di babak pertama Piala Dunia sejak Oleg Salenko melakukannya bersama Rusia pada edisi 1994.

Tak hanya itu, trigol tersebut juga tercatat sebagai hattrick tercepat kedua dalam sejarah Piala Dunia. Rekor tercepat masih dipegang Erich Probst yang mencetak tiga gol dalam 24 menit pada Piala Dunia 1954.

Secara individu, Dembele kini telah mengoleksi empat gol di Piala Dunia 2026. Jumlah itu menambah catatan golnya di ajang yang sama setelah sebelumnya tampil pada edisi 2018 dan 2022. Gol pertamanya di turnamen ini dicetak saat Prancis mengalahkan Irak 3-0.

Secara keseluruhan, pemain Paris Saint-Germain tersebut telah mencetak 11 gol dari 62 penampilan bersama timnas Prancis sejak menjalani debut pada September 2016.

Kemenangan ini juga menjadi momen penting bagi Prancis yang tampil tanpa pelatih utama Didier Deschamps. Pada laga tersebut, tim dipimpin oleh asisten pelatih Guy Stephan karena Deschamps harus menghadiri pemakaman ibunya.

Stephan mengaku puas dengan performa timnya yang berhasil menyapu bersih tiga laga di fase grup.

“Kami senang dengan kemenangan ini. Namun semakin jauh kami melangkah, lawan akan semakin kuat. Kami harus tetap waspada. Hari ini kami menikmati kemenangan, tapi besok kami kembali bekerja bersama Didier,” kata Stephan.

Dengan hasil ini, Prancis melaju ke babak 32 besar sebagai juara grup. Mereka dijadwalkan menghadapi Swedia pada Rabu (1/7) dini hari WIB di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news