Jalan Rusak Picu Kecelakaan, Warga Kapa Minta Segera Diperbaiki

8 hours ago 3

Hayati Sumbar

KLIKPOSITIF – Sejumlah ruas jalan rusak dan berlubang di Kabupaten Pasaman Barat dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan. Kerusakan berupa lubang besar dan aspal yang mengelupas kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor saat malam hari atau setelah hujan.

Salah satu ruas yang kondisinya cukup memprihatinkan jalan yang berada di Nagari Kapa. Jalan ini, menghubungkan antar nagari di Kecamatan Luhak Nan Duo yakni Nagari Kapa dengan Nagari Sungai Talang serta menuju ke nagari lainnya.

Tepatnya, mulai dari persimpangan Pasar Kapa hingga perbatasan dengan Nagari Sungai Talang. Jalan ini, sepanjang sekitar 2 kilometer dipenuhi lubang dengan diameter cukup besar dan kedalaman yang bervariasi di beberapa titik.

Kondisi tersebut membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati ketika melintas. Tak sedikit pengendara yang terjatuh karena terjebak lubang yang tertutup genangan air saat musim hujan.

Seorang warga Kapa, Buyung, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama dan belum pernah mendapat penanganan serius. Menurutnya, saat hujan turun, banyak lubang yang tergenang sehingga semakin berbahaya bagi pengendara.

“Saya sebagai warga sangat prihatin melihat kondisi jalan yang rusak dan berlubang ini. Kami sangat berharap terhadap Bupati Pasaman Barat yang saat ini untuk segera memperbaikinya,” kata Buyung kepada Klikpositif, Jumat (3/4/2026).

Buyung menjelaskan, jalan tersebut merupakan salah satu jalur alternatif yang cukup padat karena digunakan warga untuk menuju jalan lintas Manggopoh dan ke nagari-nagari lainnya.

Menurut dia, kerusakan jalan juga dipicu oleh tingginya aktivitas truk pengangkut sawit yang melintas di jalur tersebut. Banyak kendaraan yang membawa muatan berlebih sehingga mempercepat kerusakan jalan.

“Kerusakan ini juga karena banyak truk dengan muatan melebihi batas. Padahal jalur ini sebenarnya tidak layak dilintasi truk berat,” ungkap Buyung.

Selain membahayakan keselamatan, kondisi jalan rusak juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi barang serta mobilitas warga menjadi terganggu karena pengendara harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari lubang.

“Ini juga jalur ekonomi warga dan anak-anak sekolah. Kalau rusak seperti ini tentu menghambat aktivitas warga dan yang paling kita keluhkan sejak jalan ini dibangun, sepertinya tidak pernah mendapatkan perawatan,” ungkapnya.

Warga lainnya, Yusuf, berharap agar Pemda Pasaman Barat di bawah kepemimpinan Bupati Yulianto agar memprioritaskan perbaikan jalan tersebut semasa kepemimpinannya.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, Yusuf bersama warga lainnya bahkan berinisiatif akan menimbun sebagian lubang yang cukup parah secara swadaya.

Sementara itu Bupati Pasaman Barat Yulianto meminta masyarakat untuk bersabar terkait dengan perbaikan infrastruktur jalan yang rencananya segera untuk dilakukan secara bertahap.

Hal itu disampaikan Bupati Pasaman Barat, menanggapi keluhan masyarakat terkait kondisi jalan kabupaten yang rusak dan berlubang.

“Saya memahami betul kondisinya, yang pasti untuk urusan infrastruktur saya tetap akan melakukan yang terbaik dalam penanganan,” tegasnya.

Namun, kata Bupati Pasaman Barat dalam merealisasikannya tentu dilakukan secara bertahap. Sebab, saat ini Pemda keterbatasan anggaran, tentu perlu untuk membagi schedule perbaikan jalan yang rusak.***

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news