PADANG, KLIKPOSITIF — Kompetisi Liga TopSkor (LTS) Sumatera Barat 2026 Zona Padang resmi berakhir setelah partai final Kelompok Umur (KU) 16 dan KU 14 digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Selasa (16/6/2026). Kinantan FC dan SSB Imam Bonjol sukses keluar sebagai juara setelah tampil dominan pada laga puncak masing-masing kategori.
Pada final KU 16, Kinantan FC Padang menunjukkan performa impresif dengan menundukkan Alif FC dua gol tanpa balas. Kemenangan tersebut memastikan Kinantan FC mengangkat trofi juara sekaligus meraih tiket sebagai wakil Sumatera Barat pada putaran nasional Liga TopSkor 2026. Sementara itu, posisi ketiga diraih Seroja FA Bukittinggi setelah mengalahkan SSB Imam Bonjol dengan skor 2-0.
Keberhasilan Kinantan FC menjadi juara tidak diraih dengan mudah. Tim tersebut harus melewati persaingan ketat yang diikuti 28 tim sejak kompetisi bergulir pada Januari 2026. Mulai dari fase penyisihan grup, babak gugur, hingga semifinal, Kinantan FC mampu menjaga konsistensi permainan sebelum akhirnya memastikan diri sebagai kampiun KU 16 Zona Padang.
Di kategori KU 14, SSB Imam Bonjol tampil sebagai yang terbaik setelah mengalahkan SSB PSTS Tabing dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga final. Sedangkan peringkat ketiga menjadi milik KLA Dentist yang berhasil menundukkan Tirta Soccer School dengan skor serupa.
Kompetisi KU 14 juga berlangsung kompetitif dengan melibatkan 30 sekolah sepak bola (SSB). Seluruh peserta menjalani fase penyisihan grup sebelum bersaing pada babak gugur hingga partai final untuk memperebutkan gelar juara.
Usai seluruh pertandingan selesai, rangkaian Liga TopSkor Sumbar 2026 Zona Padang ditutup dengan seremoni penyerahan trofi kepada para juara. Acara penutupan dihadiri sejumlah tokoh sepak bola dan pemangku kepentingan, di antaranya Sekretaris Umum PSSI Sumbar Hendra Dupa, Komisaris Semen Padang FC Win Bernadino, Ketua Panitia Pelaksana Renol Fadhli, serta tokoh masyarakat Desri Ayunda.
Dalam sambutannya, Hendra Dupa menegaskan bahwa Liga TopSkor tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga sarana pembentukan karakter bagi generasi muda melalui olahraga sepak bola.
“Ini bukan hanya soal menang dan kalah. Kita melihat bagaimana anak-anak belajar menghormati lawan, menjunjung sportivitas, dan membangun karakter melalui sepak bola,” ujarnya saat menutup kompetisi.
Hendra menilai penyelenggaraan Liga TopSkor yang berlangsung selama kurang lebih lima bulan menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan sepak bola usia dini di Kota Padang. Menurutnya, kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam melahirkan talenta-talenta sepak bola masa depan.
Senada dengan itu, Komisaris Semen Padang FC Win Bernadino mengatakan pembinaan pemain muda membutuhkan proses panjang yang tidak bisa dilakukan secara instan. Kompetisi seperti Liga TopSkor, menurutnya, menjadi wadah penting untuk membentuk pemain yang disiplin, tangguh, dan memiliki mental bertanding yang kuat.
“Pembinaan tidak bisa instan. Butuh proses, konsistensi, dan kemauan untuk terus berkembang. Ini baru langkah awal menuju level yang lebih tinggi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panpel Liga TopSkor Sumbar Zona Padang, Renol Fadhli, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta serta dukungan masyarakat selama kompetisi berlangsung. Ia menyebut Liga TopSkor telah menjadi salah satu jalur pembinaan sepak bola usia muda yang memberikan kesempatan kepada pemain untuk berkembang hingga level nasional.
“Liga TopSkor menjadi jalur pembinaan berjenjang. Tim juara akan mewakili daerah ke tingkat nasional. Ini kesempatan besar bagi pemain muda untuk berkembang,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Palek itu menambahkan, selain kategori KU 14 dan KU 16, Liga TopSkor Sumbar 2026 juga menggelar kompetisi untuk KU 10 dan KU 12. Pada kategori tersebut, Padang Peduli Samurai berhasil keluar sebagai juara KU 12, sedangkan Wiradirga FA menjadi kampiun KU 10.
Renol menjelaskan, para juara KU 14 dan KU 16 Zona Padang dijadwalkan tampil pada putaran nasional Liga TopSkor yang akan berlangsung pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026. Selain digelar di Zona Padang, rangkaian Liga TopSkor Sumbar 2026 juga berlangsung di Zona Payakumbuh sebagai bagian dari upaya memperluas pembinaan sepak bola usia dini di Sumatera Barat.

3 hours ago
3

















































