Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS

4 hours ago 2

Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Tangkapan layar Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman berbicara dalam rapat dengar pendapat umum terkait kasus Koperasi Bahana Lintas Nusantara di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/3/2026). ANTARA/YouTube/TVR Parlemen - Fath Putra Mulya

Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengecam keras aksi penyerangan air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. DPR memastikan akan mengawal proses hukum agar pelaku segera ditangkap dan korban mendapatkan perlindungan serta perawatan terbaik.

Habiburokhman menyatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk meminta aparat bergerak cepat mengusut kasus penyerangan tersebut. Ia menegaskan Komisi III DPR akan terus memantau proses penyelidikan agar berjalan profesional dan transparan.

“Kami pastikan Komisi III akan terus mengawal kasus ini agar penyidikannya berjalan dengan cepat dan profesional. Kami minta negara menanggung penuh biaya pengobatan terbaik agar beliau bisa segera pulih kembali,” kata dia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Selain memastikan penanganan hukum berjalan cepat, Habiburokhman juga menilai korban perlu mendapatkan pengawalan maksimal guna mencegah potensi ancaman atau kekerasan susulan.

Ia menegaskan negara tidak boleh memberikan toleransi terhadap segala bentuk kekerasan kepada warga negara. Menurutnya, perbedaan pandangan seharusnya diselesaikan secara demokratis tanpa tindakan intimidasi maupun kekerasan.

“Pasal 28G Undang-Undang Dasar Tahun 1945 secara jelas mengatur setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi,” ujarnya.

Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, sebelumnya menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras hingga menyebabkan luka pada bagian tangan dan kaki serta gangguan pada penglihatan.

Peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia yang membahas topik militerisme serta uji materi Undang-Undang TNI.

Berdasarkan informasi awal, insiden terjadi pada Kamis (12/3) sekitar pukul 23.37 WIB ketika korban mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Saat itu dua orang pelaku yang juga menggunakan sepeda motor mendekati korban dan langsung menyiramkan air keras sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuh dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Johnny Eddizon Isir, memastikan kepolisian akan menangani kasus ini secara serius dan transparan hingga pelaku berhasil ditangkap.

"Akan serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat terang benderang, mengungkap, dan menangkap pelakunya, siapa pun dia. Tentunya nanti kita akan tetap ada dalam prosedur atau koridor,” ucap dia di Jakarta, Jumat (13/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news