Korban Terseret Banjir di Pasaman, Satu Ditemukan Meninggal Dunia

5 hours ago 3

Hayati Sumbar

KLIKPOSITIF- Satu dari dua warga Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yang dilaporkan hilang akibat terseret arus banjir di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Pasaman, Selasa (14/4/2026) sore, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Wali Nagari Alahan Mati, Rivo Niswar, membenarkan penemuan tersebut.Korban diketahui bernama Meji Ardi (37), laki-laki. Ia ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB, atau beberapa jam setelah dilaporkan hilang.

Baca Juga

“Ya, korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB. Satu orang lagi perempuan masih dalam pencarian,” ungkapnya kepada Katasumbar, Rabu (15/4/2026).

Sementara itu, Kalaksa BPBD Pasaman, Mardianto, menjelaskan kejadian bermula dari hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Akibatnya, sejumlah sungai meluap, di antaranya Sungai Batang Nigi, Sungai Batang Pulan, serta anak sungai lainnya. Luapan air tersebut memicu banjir yang berdampak pada permukiman warga dan infrastruktur.

Di Nagari Alahan Mati, tercatat tiga unit rumah mengalami kerusakan dan empat unit rumah terendam. Selain itu, dua warga dilaporkan terseret arus, yakni Dewi Hayati (50) dan Meji Ardi (37).

Banjir juga menyebabkan pondasi jembatan tergerus serta terjadi pengikisan tebing sungai. Lahan pertanian dan sawah milik warga turut mengalami kerusakan.

Sementara di Nagari Alahan Mati Ilia, sebanyak 15 unit rumah terendam banjir. Sekitar 50 hektare lahan pertanian terdampak, dan Kantor Wali Nagari ikut terendam.

Petugas juga mengevakuasi lima warga, termasuk satu balita, ke tempat yang lebih aman di rumah kerabat.

Untuk kondisi korban, jasad Meji Ardi ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal hilang dan telah dievakuasi ke puskesmas setempat.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news