Kota Solok, Klikpositif – Kota Solok mendapat gelontoran dana pusat dalam peningkatan Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM). Alokasi dana lebih kurang Rp53 miliar itu diprioritaskan untuk memperbaiki intake Perumda Pincuran Gadang Kota Solok.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli saat Safari Ramadhan di Masjid Al Muhajirin Kelurahan VI Suku, Ahad (22/2/2026). Safari Ramadhan tersebut merupakan kunjungan kedua dari 3 Masjid yang ditetapkan.
Menurut Fauzi Rusli, pemenuhan layanan air bersih masih menjadi catatan di Kota Solok. Kualitas air kerap menjadi sorotan, terutama saat musim penghujan. Bahkan tak jarang juga terpaksa terjadi pemutusan air.
Hal ini lantaran belum maksimalnya intake PDAM yang ada di daerah Kabupaten Solok. Setidaknya ada sejumlah intake PDAM yang terdampak akibat banjir yang terjadi pada November 2025 lalu.
“Kualitas air minum di Wilayah Kelurahan VI Suku, Sinapa Piliang dan sebagian Tanah Garam masih belum maksimal. Dengan pembangunan intake ini, InsyaAllaj 2027 nanti layanan air bersih akan maksimal,” ungkap Fauzi Rusli.
Di hadapan jemaah, Ketua DPRD juga sekaligus menyampaikan terkait program lembang yang telah dilakukan satu tahun kepemimpinan Wako Ramadhani dan Wawako Suryadi Nurdal.
Menurutnya, janji-janji politik Pasangan Wako Ramadhani dan Wawako Suryadi yang dituangkan dalam visi misi daerah satu per satu terealisasi. Tidak hanya pembangunan fisik, tapi juga non fisik.
Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Solok menjalankan dua program pembangunan infrastruktur, yakni Masjid Sahara dan juga revitalisasi taman Kota Solok. Selain menjadi Sentral kegiatan masyarakat, Taman Kota juga diharapkan menjadi magnet kunjungan ke Kota Beras.
“Nanti akan ada pentas budaya bagi generasi muda Kota Solok di Taman Kota. Dengan adanya pentas budaya akan mengarahkan pelajar ke kegiatan positif. Apalagi, saat ini Pemprov Sumbar sudah menjadikan Silat sebagai ekstrakurikuler,” tambahnya.
Sejak awal, katanya, Wako dan Wawako Solok sudah menjawab janji-janji pada masyarakat. Sudah setahun, Masjid dan Musala tidak lagi dikenakan biaya air, semuanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Solok.
“Di bidang kesehatan, Kota Solok sudah UHC dan baru saja mendapat penghargaan dari Kemenkes. Masyarakat Kota Solok hanya perlu membawa KTP untuk berobat di seluruh faskes yang ada,” paparnya.
Sama seperti sebelumnnya, TSR III Kota Solok juga menyerahkan bantuan operasional Ramadhan senilai Rp4 juta serta bantuan bahan kebersihan masjid dari DMI Kota Solok.
Hadir Kasatpol PP Kota Solok, H. Zulferi, Sekretaris Dinas Dukcapil, Edwin Putra, Ketua PIL Kota Solok, Desrian Megi Novita, Kepala UP3 PLN Cabang Solok, Hariani, Kepala Pegadaian, Akmal, Pimpinan BRI Cabang Solok Fajar Masruri, Ketua MUI, Dedi Jonedi, staf Kesra, Rahmat Ilahi.
Di penghujung safari, jemaah meminta agar Masjid Al Muhajirin bisa dibangun ulang. Dari sejak berstatus musala, hingga menjadi masjid, bangunannya masih sama dan masih belum representatif.
Menjawab hal itu, Fauzi Rusli meminta agar pengurus menyampaikan proposal pemugaran atau pembangunan ulang masjid. Pembangunan akan diprioritaskan di tahun 2027 mendatang.

1 day ago
6


















































