Lonjakan Arus Balik, Akses ke GT Purwomartani Dipadati Kendaraan

2 hours ago 2

Lonjakan Arus Balik, Akses ke GT Purwomartani Dipadati Kendaraan Antrean kendaraan mengular di Pintu Gerbang Tol Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Senin (23/3/2026). Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono

Harianjogja.com, SLEMAN — Arus balik Lebaran 2026 di Tol Jogja-Solo kian meningkat, terutama di Gerbang Tol Purwomartani yang menjadi salah satu titik krusial pergerakan kendaraan keluar dari Kota Jogja.

Data dari PT Jasa Marga Jogja-Solo menunjukkan volume kendaraan sempat mencapai 1.450 unit per jam pada puncak arus balik.

Difungsikan Terbatas, Hanya untuk Kendaraan Golongan I

Direktur Teknik PT Jasa Marga Jogja-Solo, Pristi Wahyono, menjelaskan bahwa GT Purwomartani saat ini masih beroperasi secara terbatas.

Gerbang tol tersebut hanya melayani arus keluar dari Kota Jogja dengan pembatasan untuk kendaraan golongan I.

“Pintu Gerbang Purwomartani masih dalam tahap konstruksi dan belum selesai 100 persen, namun sudah bisa dimanfaatkan secara terbatas,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (23/3/2026).

Volume Kendaraan Terus Meningkat

Pengoperasian tol fungsional ini telah dimulai sejak 16 Maret 2026 dan direncanakan berlangsung hingga 29 Maret 2026. Selama periode tersebut, tren kendaraan menunjukkan peningkatan konsisten.

Pada Minggu (22/3/2026), volume kendaraan tercatat sekitar 1.400 unit per jam, lalu naik menjadi 1.450 unit per jam pada Senin siang.

Bahkan, angka tersebut diprediksi masih bisa meningkat hingga 1.600 kendaraan per jam, mengingat jalur ini menjadi akses tercepat bagi pemudik yang hendak keluar dari Jogja.

Jika dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya, terjadi kenaikan trafik sekitar 20 persen di ruas tol ini.

Antrean Panjang Terjadi di Jalan Nasional

Meski lalu lintas di dalam tol relatif lancar, kepadatan justru terjadi di jalan nasional menuju gerbang tol.

Antrean kendaraan dilaporkan mengular sejak siang hari, mulai dari kawasan Simpang Maguwoharjo hingga akses masuk GT Purwomartani.

Kondisi tersebut membuat sebagian pengendara memilih jalur alternatif melalui jalan kabupaten. Bahkan, sejumlah kendaraan mencoba melintas melalui Jalan Selokan Mataram yang memiliki lebar terbatas dan sulit dilalui dua mobil secara bersamaan.

Selain itu, arus kendaraan juga datang dari sisi utara yang masuk ke jalur utama Jogja–Solo, memperparah kepadatan di sekitar pintu masuk tol.

Kendaraan Mengular Tanpa Putus di Dalam Tol

Sementara itu, di dalam ruas tol, antrean kendaraan golongan I terlihat terus mengalir dari arah timur menuju pintu keluar tanpa jeda yang berarti.

Kondisi ini menegaskan tingginya volume arus balik yang masih berlangsung dan diperkirakan terus meningkat hingga puncaknya dalam beberapa hari ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news