Maxride Apresiasi 20 Driver Terbaik di Jogja, Dorong Kualitas Mitra

7 hours ago 2

Maxride Apresiasi 20 Driver Terbaik di Jogja, Dorong Kualitas Mitra Ilustrasi Bajaj. - Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Langkah taktis diambil manajemen Bajaj Maxride di Kota Pelajar guna mengukuhkan standar pelayanan prima lewat program Apresiasi Driver Terbaik. Inisiatif ini menjadi instrumen vital bagi perusahaan untuk memvalidasi dedikasi pengemudi yang secara konsisten menjaga performa positif sejak awal kemitraan mereka di platform tersebut.

Penetapan kriteria penerima penghargaan dilakukan secara selektif oleh manajemen, mencakup durasi aktif menjadi mitra selama tiga hingga enam bulan. Selain itu, parameter utama penilaian menitikberatkan pada nihilnya catatan buruk dari konsumen maupun internal perusahaan, serta rendahnya angka pembatalan pesanan untuk menjamin profesionalitas layanan yang berorientasi pada kepuasan pengguna.

Apresiasi berupa bingkisan spesial diberikan kepada 20 mitra pengemudi terpilih yang dianggap berhasil menghadirkan pengalaman berkendara memuaskan bagi warga maupun wisatawan di wilayah Jogja.

General Manager Bajaj Maxride, Antonio Gratiano, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kualitas layanan di daerah.

“Kami berencana untuk melaksanakan program apresiasi ini beberapa kali dalam setahun sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan kualitas mitra driver, khususnya di Kota Yogyakarta,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Menyambut momentum Ramadan dan Lebaran 2026, manajemen juga menggulirkan kebijakan finansial yang meringankan beban operasional para mitra di lapangan. Regional Manager Area Jawa Tengah, Muhammad Rio, mengungkapkan adanya inisiatif tambahan dari manajemen untuk mendukung kesejahteraan mitra selama periode Ramadan dan Lebaran 2026.

Skema tersebut mencakup pembebasan biaya rental alias gratis pada 20–22 Maret 2026, yang dipadukan dengan pemotongan tarif sewa harian.

Dalam kebijakan harga terbaru ini, biaya sewa unit untuk durasi tiga hari yang semula dipatok Rp100.000 per hari, kini dipangkas menjadi Rp80.000 per hari.

Bagi mitra yang mengambil paket tujuh hari, tarif sewa turun dari Rp85.000 menjadi hanya Rp70.000 per hari, sebuah langkah nyata untuk menggenjot pendapatan pengemudi di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci.

Respons positif pun mengalir dari kalangan pengemudi yang merasa lebih diperhatikan kesejahteraannya melalui insentif dan penghargaan fisik ini. Salah satu penerima, Joko Susantyo (52), mengaku program tersebut memberikan dorongan semangat dalam bekerja.

“Saya sangat berterima kasih atas apresiasi ini. Program seperti ini sangat berarti dan menambah semangat kami untuk terus memberikan layanan terbaik ke depannya,” ungkapnya.

Senada dengan Joko, organisasi penaung para pengemudi turut memandang kebijakan ini sebagai katalisator loyalitas dan integritas kerja di jalanan.

Ketua Komunitas Bajaj Bajuri (Bajaj Untuk Indonesia Raya), Haryanto, yang menilai program ini berdampak positif terhadap motivasi para driver. “Program ini sangat membantu meningkatkan motivasi para driver untuk tetap konsisten dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan di Yogyakarta,” ujarnya.

Upaya sistematis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem transportasi yang profesional sekaligus berkelanjutan bagi masyarakat Kota Jogja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news