Melodia Ingin Jadi Rumah Kedua Musisi Jogja

5 hours ago 4

Melodia Ingin Jadi Rumah Kedua Musisi Jogja Gitaris Sheila on 7 Eross Candra bersama CEO Melodia Setiawan Winarto di gerai Melodia Jalan C. Simanjuntak No.18 Terban, Kota Jogja, Kamis (12/3 - 2026). Ist

Harianjogja.com, JOGJA— Perusahaan ritel alat musik Melodia Musik resmi membuka konsep toko baru berupa experience center di Jogja. Gerai ini berlokasi di Jalan C. Simanjuntak No.18 Terban, Kota Jogja, kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas kreatif di Kota Pelajar.

CEO Melodia Setiawan Winarto mengatakan konsep tersebut tidak hanya menghadirkan toko alat musik, tetapi juga ruang pengalaman bagi para musisi untuk mencoba berbagai instrumen.

“Konsepnya experience center yang compact, efisien, tapi tetap menampilkan alat-alat musik terbaru,” ujar Setiawan saat ditemui media, Kamis (12/3/2026). Ia didampingi Head of Retail Anwar Nur Safi dan Manajer Melodia Yogyakarta Yudistira.

Menurutnya, konsep ini memungkinkan musisi mencoba langsung berbagai alat musik sekaligus berinteraksi dengan komunitas.

Tumbuh Bersama Musisi Era 90-an

Setiawan juga mengenang perjalanan panjang Melodia yang sudah dekat dengan dunia musik Indonesia sejak era 1990-an. Bahkan sebelum menekuni bisnis alat musik secara serius, ia mengaku telah terlibat dalam skena musik saat masih bersekolah di Surabaya.

Saat itu, ia sempat berada dalam lingkaran kompetisi band yang sama dengan gitaris Andra Ramadhan dan musisi Ahmad Dhani.

Setelah sempat tinggal di Amerika Serikat pada 1990–1994, Setiawan kembali ke Indonesia dan mengembangkan Melodia dengan idealisme menyediakan alat musik profesional yang saat itu masih sulit ditemukan di dalam negeri.

“Sejak awal idealisme kami memang menghadirkan barang-barang yang dibutuhkan musisi profesional,” katanya.

Dalam perjalanannya, Melodia juga dikenal dekat dengan sejumlah band besar Indonesia seperti Dewa 19, Padi, Gigi, Jikustik, hingga band asal Jogja Sheila on 7.

Namun Setiawan menegaskan hubungan tersebut bukan dalam konteks membesarkan band, melainkan tumbuh bersama dalam ekosistem musik.

“Kami bukan produser yang membesarkan mereka. Kami tumbuh bersama dengan band-band besar era 90-an,” ujarnya.

Jogja Dinilai Punya Ekosistem Seni Kuat

Keputusan membuka cabang di Yogyakarta juga didasari kuatnya ekosistem seni di kota ini. Setiawan menilai Jogja memiliki identitas kuat sebagai kota budaya sekaligus kota seni.

Ia bahkan menyebut kota ini menjadi pilihan paling cocok dibanding kota lain di Jawa Tengah.

“Kalau harus memilih satu kota di Jawa Tengah, kami merasa Jogja paling cocok, lebih dekat secara personal dan secara budaya,” katanya.

Selain menjadi ruang pengalaman bagi musisi, Melodia Yogyakarta juga difungsikan sebagai pusat distribusi alat musik untuk wilayah Jawa Tengah. Produk yang tersedia di pusat Melodia Jakarta dapat dipesan dari Jogja melalui sistem dropship, mulai dari instrumen entry level hingga alat musik profesional dengan harga ratusan juta rupiah.

Siapkan Ruang Mini Performance

Tidak hanya berfungsi sebagai toko, Melodia juga menyiapkan ruang pertunjukan kecil di lantai atas. Area tersebut dirancang untuk mini performance, pembuatan konten, hingga konser komunitas.

“Walaupun compact, tetap harus ada tempat performance. Kami ingin memberi ruang bagi teman-teman musisi Jogja untuk tampil,” kata Setiawan.

Melodia berharap kehadiran gerai ini dapat menjadi bagian dari ekosistem musik Yogyakarta, bukan sekadar tempat berbelanja alat musik.

“Konsepnya sederhana: kami ingin menjadi rumah kedua bagi musisi. Kita saling mendukung karena kita satu ekosistem,” ujarnya.

Saat ini Melodia memiliki lima cabang utama yang dioperasikan langsung perusahaan, yakni di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, dan BSD Tangerang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news