Menko Muhaimin Luncurkan Pilot Project 1001 Kawasan Pemberdayaan

4 hours ago 1

Menko Muhaimin Luncurkan Pilot Project 1001 Kawasan Pemberdayaan

Kemenko PM meresmikan pilot project 1001 Kawasan Pemberdayaan Masyarakat di Banyumas berbasis ekspor gula kelapa dan pemberdayaan perempuan. /Istimewa.

Harianjogja.com, BANYUMAS—Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) resmi memulai implementasi Program 1001 Kawasan Pemberdayaan Masyarakat melalui peluncuran Pilot Project Ekosistem Kawasan Pemberdayaan Masyarakat Terintegrasi Berbasis Kawasan Ekspor di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026).

Program ini mengusung pengembangan kawasan ekspor gula kelapa sekaligus pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai strategi pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal.

Dalam peluncuran tersebut, Kemenko PM mengintegrasikan dua program utama, yakni pengembangan Kawasan Ekspor Gula Kelapa dan Program Perempuan Mandiri melalui Ternak Ayam (PERMATA). Kedua program tersebut dirancang saling melengkapi untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan di tingkat kawasan.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, mengatakan kawasan yang memiliki komoditas unggulan, tetapi masih dibayangi angka kemiskinan tinggi, harus menjadi prioritas dalam berbagai program pemberdayaan. Menurutnya, potensi ekonomi yang dimiliki suatu daerah harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

"Kemiskinan di kawasan yang produktif bukan takdir. Tugas kita adalah memastikan potensi kawasan benar-benar berpihak kepada masyarakat," tegas Menko Muhaimin.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Abdul Haris, menjelaskan bahwa pengembangan Kawasan Ekspor Gula Kelapa menjadi upaya memperkuat rantai nilai komoditas unggulan agar memiliki daya saing di pasar ekspor. Di sisi lain, Program PERMATA diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan.

Menurut Abdul Haris, Program PERMATA dijalankan melalui budidaya Ayam ELBA yang melibatkan masyarakat di 15 desa. Skema tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan baru bagi keluarga sekaligus memperkuat peran perempuan dalam aktivitas ekonomi di tingkat desa.

Kemenko PM menargetkan pilot project ini menjadi model pengembangan kawasan yang dapat diterapkan di berbagai daerah dengan komoditas unggulan di Indonesia. Melalui pendekatan berbasis kawasan, pemerintah berharap setiap daerah mampu mengoptimalkan potensi lokal sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan.

"Cilongok hari ini bukan sekadar satu kecamatan di Banyumas, tetapi menjadi titik awal perjalanan menuju 1001 Kawasan Pemberdayaan Masyarakat di seluruh Indonesia," pungkas Abdul Haris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news