Jumali Minggu, 28 Juni 2026 12:57 WIB

Lionel Messi/AFAseleccion
Harianjogja.com, JOGJA— Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026 setelah mencetak gol dalam tujuh pertandingan beruntun, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah turnamen tersebut. Gol terbarunya tercipta saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1 pada laga Grup J di Stadion Dallas, Sabtu (27/6/2026) malam waktu setempat.
Messi masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-60 dan hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk kembali menjadi pembeda. Melalui eksekusi tendangan bebas pada menit ke-80, ia memastikan kemenangan Argentina sekaligus mengukuhkan rekor fenomenal tersebut.
Bagi 80.000 penonton yang memadati stadion, aksi Messi menjadi sorotan utama meski ia tidak tampil sejak awal laga. Setiap sentuhan pemain berusia 39 tahun itu disambut antusias, dan golnya kembali memperlihatkan kualitas yang tak luntur dimakan usia.
Rekor yang melampaui legenda sepak bola
Gol ke gawang Yordania menjadi gol keenam Messi di Piala Dunia 2026 sekaligus mengantarkannya memimpin daftar top skor sementara. Namun, pencapaian paling bersejarah adalah catatan tujuh laga beruntun mencetak gol di Piala Dunia.
Messi melampaui rekor legenda Prancis Just Fontaine (1958) dan legenda Brasil Jairzinho (1970), yang sebelumnya sama-sama mencatatkan gol dalam enam pertandingan beruntun.
Dampak dari bangku cadangan
Pelatih Lionel Scaloni sengaja tidak menurunkan Messi sejak awal laga karena Argentina sudah memastikan tiket ke babak 32 besar. Namun kehadirannya di babak kedua langsung mengubah ritme permainan.
Dalam waktu singkat, Messi mencatatkan kontribusi signifikan, mulai dari peluang tercipta hingga eksekusi bola mati yang berujung gol. Meski hanya bermain sekitar 30 menit, perannya kembali menjadi penentu hasil akhir.
Argentina sempurna, Messi di jalur Sepatu Emas
Kemenangan atas Yordania memastikan Argentina menutup fase grup dengan poin sempurna, sembilan dari tiga pertandingan. Lebih dari itu, Messi kini berada di puncak daftar top skor sementara dengan enam gol dan berpeluang besar meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Jika performa ini berlanjut di fase gugur, Messi berpeluang melampaui catatan golnya di Piala Dunia sebelumnya dan semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa.
Warisan yang terus bertambah
Di usia 39 tahun, Messi kembali menunjukkan bahwa kualitasnya belum menurun. Rekor tujuh laga beruntun mencetak gol ini menjadi tambahan baru dalam daftar panjang pencapaiannya di level internasional.
Bagi Argentina, Messi bukan hanya mesin gol, tetapi juga simbol konsistensi dan mental juara yang terus mengangkat performa tim di momen-momen penting.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

3 hours ago
2

















































