MTQN ke-42 Kecamatan Nanggalo Resmi Dibuka, Maigus Nasir Ajak Seluruh Kecamatan Siapkan Kafilah Terbaik pada MTQN Tingkat Kota

1 day ago 8

PADANG, KLIKPOSITIF — Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo di Halaman Kantor Camat Nanggalo, Sabtu (20/6/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang tabuh sebagai simbol dimulainya perhelatan syiar Islam tersebut, yang juga diramaikan dengan bazar UMKM menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat setempat.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Padang Amrizal Rengganis, Camat Nanggalo David Ferdinand, Ketua Panitia MTQN Kecamatan Nanggalo Syaifuddin Zuhri, unsur Forkopimca Nanggalo, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Sebelum membuka pelaksanaan MTQN, Maigus Nasir selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Padang melantik Ketua LPTQ Kecamatan Nanggalo periode 2026-2030. Selanjutnya, ia juga melantik Dewan Hakim MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo yang akan bertugas menilai seluruh cabang perlombaan secara objektif dan profesional.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir mengapresiasi seluruh kecamatan di Kota Padang yang telah menyelesaikan pelaksanaan MTQN tingkat kecamatan. Menurutnya, ajang tersebut menjadi momentum penting untuk menjaring qari, qariah, hafiz dan hafizah terbaik yang nantinya akan memperkuat kafilah Kota Padang pada MTQN tingkat kota, sebelum melangkah ke tingkat provinsi.

Ia berharap seluruh kecamatan tidak hanya sukses menyelenggarakan MTQN, tetapi juga serius melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap para peserta agar mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami meminta setiap kecamatan harus mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan. Ini bagian dari upaya kita untuk merebut Juara Umum pada MTQN Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan digelar di Kabupaten Pesisir Selatan pada 2027 mendatang,” tegas Maigus.

Menurutnya, pembinaan generasi Qurani harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan karena MTQN bukan sekadar agenda perlombaan tahunan, melainkan media dakwah sekaligus sarana membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia.

“MTQN bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Kita berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Maigus juga menegaskan bahwa semangat MTQN sejalan dengan arah pembangunan Kota Padang yang mengedepankan nilai-nilai religius sebagai fondasi pembangunan daerah.

Ia menjelaskan visi Pemerintah Kota Padang saat ini adalah menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city), sehat, berlandaskan agama dan budaya menuju kota yang maju dan sejahtera.

Visi tersebut diterjemahkan melalui sembilan program unggulan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Di antaranya Program Padang Amanah yang mendorong lahirnya aparatur sipil negara yang berintegritas dan bebas dari praktik pungutan liar, Padang Juara yang memberikan dukungan pendidikan bagi para pelajar, serta Smart Surau yang difokuskan sebagai pusat pembinaan karakter generasi muda berbasis nilai-nilai keislaman.

Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga terus memperkuat sinergi antara pembangunan dan pelestarian budaya melalui Program Unggulan Sinergi Nagari.

“Kita juga memiliki Progul Sinergi Nagari yang bertujuan memperkuat peran adat dan budaya. Untuk mendukung hal itu, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD telah mengesahkan Perda Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau,” katanya.

Maigus berharap seluruh program tersebut mampu memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, berbudaya, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an yang menjadi ruh penyelenggaraan MTQN.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQN ke-42 Kecamatan Nanggalo, Syaifuddin Zuhri, mengatakan pelaksanaan MTQN berlangsung selama dua hari, yakni 20 hingga 21 Juni 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti seluruh kelurahan di Kecamatan Nanggalo dengan total 192 peserta yang akan berkompetisi pada berbagai cabang perlombaan.

“Beberapa cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Tilawah Al-Qur’an, Hifzil Qur’an, Tartil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Adzan, dan Khutbah. Para pemenang nantinya akan kami persiapkan untuk mengikuti MTQN Tingkat Kota Padang,” ujar Syaifuddin.

Melalui penyelenggaraan MTQN ke-42 ini, Pemerintah Kota Padang berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat. Di sisi lain, ajang tersebut juga diharapkan menjadi wadah melahirkan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Kota Padang di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus memperkuat karakter masyarakat yang religius, berbudaya, dan berdaya saing.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news