Nasib Persis Solo Ada di Tangan Madura, Malam Ini Penentu Degradasi

6 hours ago 4

Jumali

Jumali Senin, 11 Mei 2026 11:57 WIB

Nasib Persis Solo Ada di Tangan Madura, Malam Ini Penentu Degradasi

Logo BRI Super League. - Ist

Harianjogja.com, JOGJA— Kekhawatiran mendalam tengah menghantui pendukung Persis Solo seiring semakin tipisnya peluang tim kesayangan mereka untuk bertahan di Liga 1 musim depan. Laskar Sambernyawa kini berada di ambang degradasi dan harus menunggu hasil pertandingan tim lain dengan penuh kecemasan untuk menentukan masa depan mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Seusai PSM Makassar dan Persijap Jepara dipastikan aman dari zona merah, satu slot terakhir degradasi kini menghantui Persis Solo. Kondisi ini menjadikan laga antara Bhayangkara FC kontra Madura United di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Senin (11/5/2026) malam, sebagai partai hidup mati yang sangat menentukan bagi publik Solo.

Secara matematis, jika Madura United berhasil mencuri poin baik melalui kemenangan maupun hasil imbang, maka Persis Solo dipastikan terlempar ke Liga 2 musim depan. Jika skenario itu terjadi, Persis akan menyusul Semen Padang dan PSBS Biak yang sudah lebih dulu dipastikan turun kasta. Situasi ini memberikan tekanan psikologis yang sangat berat bagi seluruh elemen tim.

Saat ini, Persis Solo masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin. Meski mereka masih memiliki jadwal menghadapi Dewa United pada 16 Mei 2026 dan Persita Tangerang pada 23 Mei 2026, dua kemenangan tersebut tidak akan berarti apa-apa jika Madura United mampu menambah poin malam ini.

Jika Madura United sukses meraih poin penuh, koleksi poin mereka akan menyentuh angka 35, sebuah jumlah yang sudah mustahil untuk dikejar oleh Persis Solo. Di sisi lain, PSM Makassar sudah berada di posisi aman dengan 34 poin karena keunggulan head-to-head atas Laskar Sambernyawa, sementara Persijap Jepara juga telah mengunci tempat seusai melibas Persita Tangerang.

Meski situasi tampak mustahil, bek Persis Solo, Luka Dumancic, menegaskan bahwa semangat juang rekan-rekannya belum padam. Ia menyatakan bahwa seluruh pemain berkomitmen untuk bertarung hingga detik terakhir demi menjaga kehormatan tim dan peluang yang masih tersisa. Sikap pantang menyerah ini menjadi satu-satunya harapan bagi para suporter setia di Kota Solo.

Malam ini, seluruh perhatian pecinta bola nasional akan tertuju ke Lampung. Hasil akhir di Stadion Sumpah Pemuda akan menjadi jawaban awal apakah Persis Solo masih memiliki nafas untuk berjuang di dua laga sisa atau justru harus mulai mengemasi koper menuju Liga 2. Ketegangan di papan bawah klasemen ini menjadi drama paling emosional di penghujung musim 2025/2026.

Bagi manajemen Persis Solo, kegagalan bertahan di kasta tertinggi tentu akan memicu evaluasi besar-besaran untuk musim mendatang. Namun, sebelum peluit akhir di laga kompetitor berbunyi, doa dan harapan masih terus dipanjatkan agar keajaiban berpihak pada tim kebanggaan masyarakat Solo ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news