Paparan Cahaya Biru Ganggu Kualitas Tidur

2 days ago 7

KLIKPOSITIF – Paparan cahaya biru atau blue light dari perangkat elektronik diketahui dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang. Cahaya ini, yang juga berasal dari sinar matahari, memiliki peran penting dalam mengatur ritme alami tubuh atau Circadian Rhythm.

Pada siang hari, cahaya biru membantu meningkatkan kewaspadaan dan ketajaman mental. Namun, paparan berlebihan pada malam hari justru dapat mengganggu proses tubuh untuk beristirahat.

Baca Juga

Dilansir dari laman WebMD, Para ahli menjelaskan, mata manusia tidak mampu menyaring cahaya biru dengan baik. Akibatnya, cahaya ini langsung mencapai retina dan memengaruhi kerja otak dalam mengatur siklus tidur. Cahaya biru diketahui dapat menghambat produksi Melatonin, yaitu hormon yang berfungsi menimbulkan rasa kantuk.

Kondisi ini membuat seseorang menjadi lebih sulit merasa mengantuk dan membutuhkan waktu lebih lama untuk tertidur. Sumber cahaya biru tidak hanya berasal dari sinar matahari, tetapi juga dari berbagai perangkat elektronik yang digunakan sehari-hari. Televisi, ponsel pintar, tablet, komputer, hingga lampu LED dan lampu fluoresen menjadi penyumbang utama paparan cahaya biru di dalam ruangan.

Tingginya penggunaan perangkat elektronik turut memperburuk kondisi ini. Rata-rata orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar setiap hari, bahkan sebagian besar masih menggunakan perangkat tersebut menjelang waktu tidur. Kebiasaan ini dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan tidur, termasuk insomnia.

Untuk mengurangi dampak negatif cahaya biru, para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana. Di antaranya adalah membatasi penggunaan perangkat elektronik setidaknya dua hingga tiga jam sebelum tidur serta mengaktifkan fitur mode malam atau dark mode pada perangkat.

Selain itu, penggunaan kacamata khusus pemblokir cahaya biru juga dapat membantu, terutama yang memiliki lensa berwarna kuning atau cokelat. Mengurangi tingkat kecerahan layar, memasang aplikasi penyaring cahaya biru, serta mengganti lampu dengan pencahayaan redup berwarna merah juga menjadi alternatif yang dianjurkan.

Langkah lain yang dapat dilakukan adalah menetapkan pengingat untuk berhenti menggunakan perangkat elektronik sekitar satu jam sebelum tidur, guna membantu tubuh bersiap memasuki waktu istirahat. Dengan pengelolaan paparan cahaya biru yang tepat, kualitas tidur dapat terjaga sehingga berdampak positif bagi kesehatan secara keseluruhan.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news