Pasar Raya Padang Direvitalisasi Hingga Akhir Tahun, Trotoar dan Terminal Dibenahi

6 hours ago 2

KLIKPOSITIF- Pemerintah Kota Padang mulai merealisasikan program revitalisasi Pasar Raya Padang yang akan berlangsung mulai 22 Juni hingga 31 Desember 2026. Revitalisasi tersebut tidak hanya menyasar perbaikan fisik pasar, tetapi juga penataan sistem transportasi, terminal angkot, hingga pengembangan kawasan pasar sebagai destinasi wisata.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan sejumlah proyek strategis di kawasan Pasar Raya saat ini sudah memasuki tahap lelang.

Menurutnya, revitalisasi dilakukan secara menyeluruh mulai dari perbaikan jalan, trotoar, taman, drainase, hingga penataan bangunan dan pembinaan terhadap pedagang.

“Sudah ada beberapa lelang yang kita lakukan untuk proyek-proyek strategis di pasar. Kita akan pastikan bagaimana terminal angkot juga ada di situ. Jalan dari terminal angkot ke titik-titik strategis di Pasar Raya akan kita perbaiki,” ungkap Fadly Amran kepada wartawan.

Ia menjelaskan, konsep revitalisasi yang diusung bukan sekadar menjadikan Pasar Raya sebagai pusat perdagangan, melainkan juga sebagai destinasi wisata yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.

Ia menilai pasar tradisional memiliki potensi besar untuk menjadi ruang interaksi antara wisatawan dan masyarakat lokal. Karena itu, Pemko Padang ingin menghadirkan suasana pasar yang nyaman, tertata, dan memiliki daya tarik tersendiri.

“Pasar ini harus menjadi tujuan bukan hanya untuk berbelanja, tapi juga berpariwisata. Kita ingin Kota Padang memiliki pasar tradisional yang menjadi living museum terhadap pergerakan ekonomi dan interaksi antara wisatawan dengan masyarakat Kota Padang,” ujarnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Pemko Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp50 miliar untuk revitalisasi Pasar Raya pada tahun 2026, meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Menurutnya, kawasan-kawasan penunjang seperti Plaza Andalas dan SPR Plaza juga akan dikoneksikan dengan Pasar Raya agar aktivitas ekonomi semakin hidup.

Selain itu, terminal angkot akan dibagi ke dua lokasi, yakni di kawasan Sandang Pangan dan eks Iwapi.

“Kita meyakini ini akan menjadi pasar yang aktif dan menarik bagi masyarakat banyak,” katanya.

Fadly menyebut terminal nantinya dirancang sebagai infrastruktur transportasi yang nyaman, lapang, dan teduh sehingga memudahkan mobilitas masyarakat menuju pusat-pusat aktivitas di Pasar Raya.

“Terminalnya harus layak, lapang, dan nyaman. Masyarakat dari terminal ke titik-titik yang mereka kunjungi juga harus nyaman. Jalannya, trotoarnya, setapaknya kita perbaiki agar lebih teduh, rapi, dan bagus,” jelasnya.

Ia berharap seluruh elemen yang ada di Pasar Raya mendukung berbagai kebijakan yang akan diterapkan selama proses revitalisasi berlangsung.

“Dinas Perdagangan sudah banyak berbicara dengan pedagang. Kami juga sudah menyampaikan langsung kepada beberapa pemilik toko. Kami berharap seluruh elemen pasar mendukung program yang akan dijalankan,” ujarnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news