Tarif Listrik Triwulan III Tetap, PLN Pastikan Listrik Andal untuk Dorong Perokonomian - Ist
Harianjogja.com, JOGJA—PT PLN (Persero) menjadwalkan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah di Jogja pada Jumat (17/4/2026). Pemadaman ini merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan jaringan yang rutin dilakukan guna menjaga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan.
PLN menyampaikan bahwa penghentian aliran listrik bersifat sementara dan akan segera dinormalkan setelah pekerjaan selesai. Bahkan, apabila proses pemeliharaan rampung lebih cepat dari jadwal, aliran listrik akan langsung kembali dihidupkan. Perusahaan pelat merah tersebut juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama pemadaman berlangsung.
Wilayah Bantul Terdampak
Pemadaman dilakukan oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sedayu dengan rincian:
Waktu: 13.00–16.00 WIB
Pekerjaan: Pemeliharaan jaringan
Lokasi terdampak:
Wonokromo, Jejeran, Karang Anom, Brajan, Pandes, Sareyan, Kanggotan, Keputren, Ketonggo, Pleret, Kauman, Trayeman, Demangan, Gunung Kelir, kawasan Perumahan Taman Pleret Asri, sekitar Stadion Sewon, Ngenthak, Sudimoro, Ponggok Trimulyo, serta wilayah sekitarnya.
Wilayah Kota Jogja Terdampak
Pemadaman juga dilakukan oleh UP3 Yogyakarta & Wonosari dengan rincian:
Waktu: 10.00–13.00 WIB
Pekerjaan: Pemeliharaan jaringan (PBPD)
Lokasi terdampak:
Jalan Sisingamangaraja, Prawirotaman, Brontokusuman, Jalan Kolonel Sugiyono, Keparakan Lor, Keparakan Kidul, Jalan Ireda, Jalan Lowanu, Jalan Tamansiswa, Jalan Tohpati, Golo, Trustojumeno, Nyutran, Mergangsan, Joyonegaran, Surokarsan, hingga Jalan Sultan Agung.
Imbauan PLN
PLN mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi aktivitas selama periode pemadaman. Warga diharapkan dapat menyiapkan kebutuhan penting yang bergantung pada listrik, seperti pengisian daya perangkat elektronik maupun cadangan penerangan, agar aktivitas tetap berjalan lancar.
Selain itu, PLN juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jaringan listrik. Masyarakat diminta untuk tidak mendirikan bangunan atau memasang antena terlalu dekat dengan jaringan listrik, dengan jarak aman minimal 2,5 meter.
Aktivitas seperti bermain layang-layang di dekat jaringan, melempar benda ke arah kabel listrik, hingga menebang pohon tanpa koordinasi dengan petugas juga dilarang karena berpotensi membahayakan.
Melalui pemeliharaan jaringan secara berkala ini, PLN menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kelistrikan. Langkah preventif tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan serta memastikan distribusi listrik tetap stabil dan andal bagi seluruh pelanggan di wilayah Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

2 hours ago
3

















































