Solok, Klikpositif – Pemerintah Kabupaten Solok mulai memasang label bagi keluarga penerima bantuan sosial, Kamis (23/4/2026). Tahap awal pemasangan label dilakukan di Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung.
Data Dinas Sosial Kabupaten Solok, khusus Kecamatan Kubung tercatat 1.700 rumah penerima bansos. Sementara di Nagari Kotobaru tercatat 435 rumah yang terdata dan akan dipasangi label penerima bansos.
Bupati Solok, Jon Pandu mengatakan, pemasangan label merupakan bentuk transparansi pemerintah daerah terhadap bantuan yang diberikan. Selain itu, semua pihak juga bisa mengawasi pelaksanaan program bantuan.
“Dengan pemasangan label, bantuan yang diberikan kepada masyarakat bisa tepat sasaran dan bisa diawasi bersama,” ungkap Jon Pandu saat launching labelisasi di Nagari Kotobaru.
Bupati juga menekankan kepada koordinator penerima bansos agar betul-betul mendata penerima yang betul-betul membutuhkan bantuan. Jangan sampai ada masyarakat yang layak, tapi terabaikan.
“Kita tentu berkeinginan untuk membantu seluruh masyarakat kita, namun dengan keterbatasan kita saat maka yang benar-benar masyarakat miskin dan kurang mampu yang menjadi prioritas,” imbuhnya.
Dinas Sosial bersama BPS Kabupaten Solok telah merapikan data penerima Bansos di Kabupaten Solok. Sebanyak lebih kurang 1000 keluarga mengundurkan diri dari penerima Bansos atas inisiatif sendiri karena sudah tergolong mampu.
Dengan kondisi itu, Kabupaten Solok juga menjadi daerah dengan capaian tertinggi tingkat nasional. Pemerintah pun mengapresiasi inisiatif masyarakat yang dengan sukarela mengundurkan diri karena merasa tidak layak lagi sebagai penerima bansos.

21 hours ago
9




















































