Pemko Padang Dukung Penuh Rekonstruksi Total GOR Haji Agus Salim, Hadirkan Kawasan Olahraga Lebih Representatif

19 hours ago 3

PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan dukungan penuh terhadap proyek rekonstruksi total kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Haji Agus Salim yang akan dilaksanakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Proyek senilai Rp340 miliar tersebut digadang-gadang akan mengubah wajah kawasan olahraga legendaris di Kota Padang menjadi kompleks olahraga modern berstandar internasional yang terintegrasi dengan ruang publik, pusat rekreasi, serta kawasan ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemko Padang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (4/6/2026).

Rakor dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran dan dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar Medi Iswandi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Mahdianur beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang Tarmizi Ismail, Kepala Dispora Kota Padang Eka Putra Buhari, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemko Padang siap mendukung seluruh tahapan pembangunan, mulai dari proses persiapan, relokasi, hingga pelaksanaan konstruksi yang akan berlangsung selama 18 bulan.

Menurutnya, rekonstruksi total kawasan GOR Haji Agus Salim bukan sekadar pembangunan infrastruktur olahraga, melainkan momentum strategis untuk menghadirkan kawasan olahraga yang lebih representatif sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

“Pemko Padang mendukung penuh dan siap berkolaborasi menyukseskan rekonstruksi total kawasan GOR Haji Agus Salim. Kehadiran proyek ini merupakan kehormatan bagi Kota Padang dan kami berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan optimal,” ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas olahraga modern nantinya diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, baik dari sisi peningkatan kualitas olahraga maupun aktivitas ekonomi di sekitarnya.

“Kita berharap rekonstruksi kawasan GOR Haji Agus Salim mampu menghadirkan lingkungan yang lebih aman, bersih, dan tertata. Sekaligus mendorong perkembangan olahraga, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta peningkatan daya tarik pariwisata Kota Padang dan Sumatera Barat,” tambahnya.

Untuk memastikan proyek berjalan lancar, Fadly menyatakan akan menginstruksikan Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengawal proses relokasi pedagang secara tertib dan terukur.

Selain memastikan fasilitas yang memadai di lokasi relokasi sementara, Pemko Padang juga berkomitmen memberikan kepastian penempatan kembali bagi para pedagang yang terdaftar setelah pembangunan kawasan selesai dilaksanakan.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar Medi Iswandi menjelaskan bahwa proyek rekonstruksi kawasan GOR Haji Agus Salim sepenuhnya dibiayai oleh Kementerian PU melalui skema pembangunan multiyears.

“Proyek rekonstruksi kawasan GOR Haji Agus Salim dibiayai Kementerian PU dengan nilai anggaran mencapai Rp340 miliar dan dilaksanakan secara multiyears selama 18 bulan,” ungkap Medi.

Menurutnya, pembangunan ini menjadi salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan mampu menghadirkan fasilitas olahraga yang memenuhi standar internasional sekaligus menjadi ikon baru bagi Sumatera Barat.

Di sisi lain, Kepala Dispora Sumbar Mahdianur mengungkapkan bahwa keputusan untuk melakukan rekonstruksi total diambil setelah tim teknis dari Kementerian PU melakukan peninjauan dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi stadion yang ada saat ini.

“Hasil review tim Kementerian PU menyatakan kondisi Stadion H. Agus Salim sudah tidak memungkinkan untuk direnovasi sehingga harus dilakukan pembongkaran total,” jelas Mahdianur.

Ia menyebutkan, proses tender pembangunan saat ini telah memasuki tahap akhir. Pengumuman pemenang tender diperkirakan selesai dalam satu hingga dua minggu ke depan.

“Pengumuman pemenang tender diperkirakan selesai dalam satu hingga dua minggu ke depan, dengan perusahaan BUMN diproyeksikan menggarap pembangunan stadion berstandar AFC berkapasitas 12.000 hingga 13.000 penonton,” katanya.

Mahdianur menjelaskan, rekonstruksi kawasan GOR H. Agus Salim akan dilakukan secara menyeluruh pada area seluas 7,8 hektare. Kawasan tersebut nantinya dibagi menjadi tiga ring utama yang saling terintegrasi.

Pada ring pertama akan dibangun stadion utama berstandar internasional yang menjadi pusat aktivitas olahraga prestasi. Ring kedua akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau yang dilengkapi jogging track, area olahraga masyarakat, dan berbagai fasilitas publik yang ramah keluarga.

Sementara ring ketiga dirancang sebagai kawasan sport tourism yang menggabungkan aktivitas olahraga dengan ekonomi kreatif. Di area ini akan tersedia pusat kuliner, gedung parkir terpadu, serta sekretariat bersama cabang olahraga se-Sumatera Barat.

Untuk mendukung percepatan pembangunan, pengosongan total kawasan GOR Haji Agus Salim dijadwalkan mulai 15 Juni 2026.

“Pengosongan dan penutupan total kawasan GOR Haji Agus Salim dijadwalkan mulai 15 Juni 2026 guna mendukung kelancaran pembangunan. Pedagang kafe dan pujasera akan direlokasi sementara ke kawasan Panjat Tebing, sementara sekretariat cabang olahraga dan lembaga terkait dipusatkan di Gedung KNPI Sumbar,” terang Mahdianur.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news