Pengembangan RSUP Dr. M. Djamil Masuki Tahap Konsultasi Publik, Fadly Amran Tegaskan Dukungan Pemko Padang

5 hours ago 2

PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan RSUP Dr. M. Djamil Padang yang akan dilaksanakan melalui program pembangunan layanan kesehatan nasional dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp1 triliun. Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri Forum Konsultasi Publik dan Penyampaian Informasi Publik terkait Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Environmental and Social Impact Assessment (ESIA) rencana pengembangan RSUP Dr. M. Djamil di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dovy Djanas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi, pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Padang, perwakilan PT Kereta Api Indonesia (Persero), masyarakat yang berada di sekitar rumah sakit, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran mengapresiasi langkah RSUP Dr. M. Djamil yang terus berupaya menghadirkan investasi strategis di sektor kesehatan. Menurutnya, pengembangan rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi Kota Padang dan masyarakat Sumatera Barat secara keseluruhan.

Ia menilai investasi di bidang kesehatan memiliki efek berantai yang besar karena mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, sekaligus meningkatkan daya saing Kota Padang sebagai pusat perdagangan dan jasa di wilayah Sumatera Barat.

“Saat ini Kota Padang memang membutuhkan investasi yang terus mengalir seluas-luasnya, tentunya untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satu tantangan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita adalah tingkat pengangguran yang masih cukup tinggi,” ujar Fadly Amran.

Menurutnya, pembangunan dan pengembangan RSUP Dr. M. Djamil juga sejalan dengan arah pembangunan Kota Padang sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. Dalam dokumen tersebut, Kota Padang diarahkan menjadi kota perdagangan dan jasa yang didukung infrastruktur serta pelayanan publik yang modern dan berkualitas.

Karena itu, kata Fadly, keberadaan fasilitas kesehatan unggulan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung visi pembangunan jangka panjang daerah. Rumah sakit yang memiliki kapasitas dan layanan kesehatan yang semakin baik akan memperkuat posisi Kota Padang sebagai pusat pelayanan kesehatan regional yang mampu melayani masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera.

“Pemerintah Kota Padang berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan RSUP Dr. M. Djamil. Hal ini sejalan dengan visi Kota Padang, mewujudkan kota pintar dan kota sehat. Kedua tujuan tersebut sangat sejalan dengan pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sebagai pusat layanan kesehatan yang modern dan berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dovy Djanas menjelaskan bahwa pengembangan rumah sakit menjadi kebutuhan yang mendesak mengingat tingginya tingkat pemanfaatan layanan kesehatan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Ia mengungkapkan, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) RSUP Dr. M. Djamil saat ini hampir mencapai 90 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kapasitas pelayanan yang tersedia semakin mendekati batas optimal sehingga diperlukan penambahan sarana dan prasarana guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

“Dengan BOR yang hampir mencapai 90 persen, kebutuhan untuk menambah kapasitas layanan menjadi sangat penting. Karena itu, pengembangan rumah sakit ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih luas,” jelas Dovy.

Dovy menambahkan, RSUP Dr. M. Djamil menjadi salah satu dari delapan rumah sakit di Indonesia yang mendapatkan pembiayaan dalam program pengembangan layanan kesehatan nasional. Melalui program tersebut, rumah sakit akan memperoleh dukungan pendanaan sekitar Rp1 triliun untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan.

Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan dua fasilitas utama yang menjadi bagian dari pengembangan rumah sakit, yakni gedung Central Medical Unit dan gedung ruang rawat inap baru. Kehadiran kedua fasilitas itu diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan medis sekaligus memperkuat fungsi RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Sumatera bagian tengah.

“Kita mendapatkan pendanaan untuk pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sekitar Rp1 triliun. Ada dua gedung yang akan kami bangun, yaitu Central Medical Unit dan gedung ruang rawat inap,” ungkapnya.

Menurut Dovy, seluruh tahapan perencanaan, termasuk penyusunan dokumen Amdal dan ESIA, dilakukan untuk memastikan proyek pengembangan berjalan sesuai ketentuan serta memperhatikan aspek lingkungan dan sosial di sekitar kawasan rumah sakit.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang yang selama ini memberikan dukungan terhadap proses pengembangan rumah sakit. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi proyek yang ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2027.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan RSUP Dr. M. Djamil. Pengembangan rumah sakit ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sumatera Barat dan wilayah Sumatera bagian tengah, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan Kota Padang,” tuturnya.

Melalui forum konsultasi publik tersebut, berbagai pemangku kepentingan turut memperoleh informasi terkait rencana pengembangan rumah sakit, termasuk potensi dampak lingkungan dan sosial yang akan dikelola selama proses pembangunan. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan pengembangan RSUP Dr. M. Djamil dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news