Persebaya Tumbang di GBT, Madura United Menang 2-1

4 hours ago 3

Harianjogja.com, JOGJA— Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan menyakitkan setelah takluk 1-2 dari Madura United dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4/2026) malam.

Gol cepat Lulinha pada menit ke-12 langsung mengubah atmosfer stadion. Tendangan first time dari luar kotak penalti tak mampu diantisipasi kiper tuan rumah, membuat tim tamu unggul lebih dulu sekaligus memberi tekanan besar bagi Bajul Ijo.

Tertinggal satu gol, Persebaya Surabaya mencoba mengambil alih permainan. Sejumlah peluang diciptakan lewat lini depan yang dihuni Gali Freitas dan Bruno Paraiba. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan tuan rumah semakin meningkat. Namun, fokus menyerang justru membuka celah di lini belakang. Pada menit ke-64, Riquelme Sauza berhasil menggandakan keunggulan Madura United melalui skema serangan balik cepat.

Gol tersebut semakin membungkam publik Stadion Gelora Bung Tomo yang sebelumnya berharap kebangkitan tim tuan rumah. Dalam posisi tertinggal dua gol, Persebaya dipaksa bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.

Harapan sempat muncul pada menit ke-82 ketika Riyan Ardiansyah mencetak gol dari kemelut di depan gawang. Skor berubah menjadi 1-2 dan memicu semangat baru bagi tuan rumah di sisa waktu pertandingan.

Namun, upaya menyamakan kedudukan kembali kandas setelah penampilan gemilang kiper Madura United, Diky Indriyana, yang berhasil menggagalkan sejumlah peluang emas, termasuk dari Bruno Paraiba dan Gali Freitas.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persebaya Surabaya dalam persaingan papan atas klasemen. Evaluasi pada efektivitas lini serang dan koordinasi pertahanan menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Bernardo Tavares.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Madura United yang perlahan menjauh dari zona degradasi. 

Bagi Bonek, hasil ini menambah kekecewaan setelah sebelumnya tim juga gagal meraih hasil maksimal. Tekanan terhadap skuad Bajul Ijo pun semakin besar untuk segera bangkit di laga berikutnya. Jika tak segera berbenah, peluang Persebaya Surabaya bersaing di papan atas bisa semakin menipis, sementara Madura United justru mulai menemukan momentum kebangkitannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news