PADANG, KLIKPOSITIF – Politeknik Negeri Padang (PNP) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027 dengan total kuota sebanyak 2.600 orang.
Jumlah ini tetap sama seperti tahun sebelumnya, namun komposisi jalur seleksi mengalami perubahan yang mencerminkan arah kebijakan pendidikan vokasi nasional.
Direktur PNP, Revalin Herdianto, mengungkapkan bahwa penerimaan mahasiswa baru akan dilakukan melalui tiga jalur utama, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan seleksi mandiri.
“Secara total kuota tidak berubah, tetap 2.600 mahasiswa. Namun distribusinya kini menjadi SNBP 30 persen, SNBT 40 persen, dan jalur mandiri 30 persen,” ujarnya saat peluncuran Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN) di Aula Gedung Laboratorium Terpadu PNP, Selasa (7/4).
Penyesuaian Komposisi Seleksi
Perubahan komposisi ini menjadi salah satu poin penting dalam penerimaan mahasiswa baru tahun ini. Jika sebelumnya jalur SNBP memiliki porsi 40 persen, kini dikurangi menjadi 30 persen. Sebaliknya, jalur SNBT meningkat dari sebelumnya menjadi 40 persen.
Menurut Revalin, penyesuaian tersebut merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas input mahasiswa sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Pendidikan vokasi saat ini menjadi prioritas pemerintah. Lulusan politeknik memiliki peluang besar untuk langsung terserap di dunia industri. Karena itu, kualitas seleksi juga harus diperkuat,” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan porsi SNBT diharapkan mampu menjaring calon mahasiswa dengan kemampuan akademik dan kesiapan teknis yang lebih terukur melalui mekanisme ujian nasional berbasis tes.
Antusiasme Tinggi di Jalur SNBP
Pada jalur SNBP 2026, PNP mencatat tingginya minat dari calon mahasiswa. Tercatat sebanyak 3.224 pendaftar memilih PNP sebagai tujuan studi mereka.
Dari total daya tampung SNBP sebanyak 791 orang, sebanyak 752 peserta telah dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman yang dirilis pada 31 Maret 2026.
“Ini menunjukkan bahwa minat terhadap pendidikan vokasi, khususnya di PNP, terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Revalin.
Saat ini, peserta yang dinyatakan lulus tengah menjalani proses daftar ulang yang berlangsung mulai 6 April hingga 24 April 2026.
SNBT Jadi Jalur dengan Kuota Terbesar
Untuk jalur SNBT, PNP menyediakan kuota terbesar, yakni 1.053 mahasiswa atau 40 persen dari total penerimaan.
Pendaftaran SNBT telah dibuka sejak 25 Maret dan resmi ditutup pada 7 April 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026.
Hasil seleksi SNBT akan diumumkan pada 25 Mei 2026, dilanjutkan dengan proses daftar ulang yang berlangsung hingga 15 Juni 2026.
“SNBT menjadi jalur strategis karena memberikan kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk bersaing secara objektif,” ujarnya.
Jalur Mandiri: Variatif dan Berbasis Kemitraan
Selain dua jalur nasional, PNP juga membuka jalur mandiri dengan total kuota 756 mahasiswa. Jalur ini tidak hanya melalui seleksi umum, tetapi juga menawarkan berbagai program khusus yang berbasis kebutuhan industri dan kerja sama internasional.
Salah satu skema utama adalah Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN), yang dilaksanakan bersama 44 politeknik negeri di seluruh Indonesia.
Pendaftaran SM-KPN dibuka mulai 6 April hingga 31 Mei 2026, dengan pelaksanaan ujian pada 5 hingga 8 Juni, serta pengumuman hasil pada 14 Juni 2026.
Selain itu, jalur mandiri juga mencakup sejumlah program unggulan, di antaranya, Kelas Kerja Sama Industri dengan PT Trakindo, yang membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri alat berat.
Pendaftaran kelas kerja sama dengan PT Trakindo ini berlangsung 5 Maret hingga 8 Juni 2026, dengan tahapan seleksi hingga wawancara pada pertengahan Juni dan pengumuman pada 23 Juni 2026.
Kemudian, Program Double Degree Internasional bekerja sama dengan Management Science University. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh gelar ganda dari dua institusi.
“Pendaftaran program ini dibuka 6 April hingga 3 Juni 2026, dengan proses seleksi dan wawancara dijadwalkan pada Juni 2026,” Revalin.
Selanjutnya Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang ditujukan bagi lulusan Diploma III (D3) yang ingin melanjutkan ke jenjang Diploma IV (D4). Pendaftaran berlangsung 1 April hingga 29 Mei 2026, dengan pengumuman hasil pada 29 Juni 2026.
“Selain itu, Program Magister Terapan (S2) yang juga dibuka bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi ke jenjang lebih tinggi. Pendaftaran dibuka 23 Maret hingga 29 Mei 2026, dengan seleksi dijadwalkan pada awal Juni 2026,” bebernya.
Opsi Seleksi Tambahan
Pada kesempatan itu, Revalin juga menyampaikan bahwa PNP juga menyiapkan skema tambahan melalui Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Seleksi ini akan dibuka pada 2 Juni hingga 10 Juli 2026 apabila kuota mahasiswa baru belum terpenuhi melalui tiga jalur utama.
‘Langkah ini menjadi bentuk fleksibilitas sekaligus komitmen PNP dalam memastikan seluruh daya tampung dapat dimanfaatkan secara optimal,” katanya.
Komitmen Mencetak Lulusan Siap Kerja
Dengan berbagai jalur seleksi dan program yang ditawarkan, PNP menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan vokasi yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri.
Revalin menekankan bahwa kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri menjadi kunci utama dalam pengembangan pendidikan vokasi ke depan.
“PNP tidak hanya fokus pada jumlah mahasiswa, tetapi juga kualitas lulusan. Melalui berbagai skema ini, kami ingin memastikan mahasiswa yang diterima benar-benar siap bersaing di dunia kerja,” pungkas Revalin.(*)

1 day ago
9


















































