Polemik Tarakko Berakhir Damai, Istri Bupati Tana Toraja dan Pedagang Saling Klarifikasi

1 hour ago 2
Polemik Tarakko Berakhir Damai, Istri Bupati Tana Toraja dan Pedagang Saling Klarifikasi Istri Bupati Tana Toraja, Erni Yetti Riman, berpelukan dengan pedagang tarakko keliling, Mersiani, usai melakukan klarifikasi terkait kesalahpahaman yang sempat menjadi polemik di media sosial, dengan pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Tana Toraja (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Polemik yang melibatkan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tana Toraja sekaligus istri Bupati Tana Toraja, Erni Yetti Riman, dengan seorang pedagang kue tradisional tarakko, Mersiani atau Mama Sinar, berakhir damai.

Kesalahpahaman yang sempat menjadi perbincangan di media sosial itu diklarifikasi dalam pertemuan yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Tana Toraja, Makale, Rabu (02/09).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tana Toraja, Eli Bernat, serta awak media.

Dalam kesempatan itu, Erni Yetti Riman menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menyakiti hati ataupun mempermalukan Mersiani ketika menegur pedagang tarakko tersebut dalam sebuah kegiatan.

Menurut Erni, peristiwa itu terjadi saat peringatan HUT ke-79 Tana Toraja dan Festival Tallulolona. Ia menyebut saat kejadian hanya ada empat orang, yakni dirinya, Mersiani, ajudannya bernama Vani, serta seorang pedagang tarakko lainnya.

Erni mengatakan, teguran yang disampaikannya kepada Mersiani semata-mata dimaksudkan sebagai nasihat agar pedagang tersebut mengedepankan kejujuran dalam menjalankan usaha.

“Kami di situ hanya empat orang, yaitu saya, Mersi, ajudan saya Vani dan Bapak juga. Saya hanya bilang jangan ko bohong, Dek. Tidak bagus itu. Saya sampaikan secara persuasif, jangan ko bohong, tidak baik itu,” ujar Erni.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan berbagai komentar maupun kritik yang muncul di media sosial setelah kejadian tersebut.

Menurut Erni, polemik yang terjadi justru menjadi tantangan untuk terus memberikan kontribusi bagi pembangunan Tana Toraja.

“Syukur hari ini semua sudah jelas. Walaupun saya sudah dibully, tidak apa-apa. Ini tantangan karena saya tahu ini untuk kebaikan Tana Toraja,” tuturnya.

Erni kemudian mengingatkan Mersiani agar tidak berkecil hati dan tetap melanjutkan usahanya sebagai pelaku UMKM.

Ia menekankan pentingnya kejujuran dalam menjalankan usaha.

“Karena dalam berusaha sebagai pelaku UMKM, kuncinya hanya kejujuran,” tegas Erni.

Sementara itu, Mersiani menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud berbohong terkait jumlah maupun harga tarakko yang dijualnya. Ia juga memberikan penjelasan mengenai jumlah uang yang diterimanya dari Gubernur Sulawesi Selatan dan Erni Yetti.

Kedua pihak kemudian menyampaikan penjelasan masing-masing mengenai peristiwa yang menjadi sorotan tersebut.

Setelah memberikan klarifikasi, Erni dan Mersiani saling meminta maaf dan berpelukan. Keduanya sepakat bahwa persoalan tersebut merupakan kesalahpahaman yang telah diselesaikan secara baik-baik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap usaha Mersiani, Erni juga memberikan sejumlah bantuan peralatan memasak, di antaranya kompor, wajan, dan minyak goreng.

Tidak hanya itu, Erni turut membantu melunasi cicilan sepeda motor Mersiani. Cicilan tersebut memiliki tenor 33 bulan dan baru berjalan selama lima bulan.

Mersiani menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepedulian yang diberikan Erni Yetti Riman.

Ia berharap klarifikasi yang telah dilakukan dapat mengakhiri polemik sekaligus menghentikan berbagai informasi yang tidak sesuai dengan fakta di luar.

Dengan adanya pertemuan tersebut, kedua pihak berharap kesalahpahaman yang sempat berkembang di media sosial tidak lagi menjadi persoalan dan hubungan keduanya dapat kembali berjalan dengan baik.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news