Prabowo Bangga Naik Mobil Maung, Simbol Kemandirian RI

4 hours ago 1

Prabowo Bangga Naik Mobil Maung, Simbol Kemandirian RI

Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat pembukaan Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Jumat (26/6/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/agr.

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa bangganya terhadap kemajuan industri otomotif nasional yang mulai mampu memproduksi kendaraan buatan dalam negeri. Ia menilai capaian tersebut menjadi langkah awal menuju kemandirian industri Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Sarasehan Kebangsaan dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia menceritakan pengalaman pribadinya menggunakan kendaraan kepresidenan Maung yang dikembangkan oleh industri nasional.

“Saya merasakan kepuasan tersendiri. Setelah pelantikan, saya pulang menggunakan mobil buatan Indonesia,” ujar Prabowo.

Menurutnya, momen tersebut menjadi simbol penting bahwa Indonesia mulai bangkit dalam penguasaan teknologi industri otomotif. Meski demikian, Prabowo juga menyoroti bahwa pencapaian ini seharusnya bisa diraih lebih cepat.

Ia mengaku sempat mempertanyakan mengapa Indonesia baru mampu mengembangkan mobil sendiri setelah lebih dari 80 tahun merdeka. Namun, ia tetap mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, terutama kalangan perguruan tinggi, yang telah berperan dalam mendorong kemajuan teknologi nasional.

“Kita patut bersyukur karena sekarang sudah mulai ke arah memiliki kendaraan sendiri,” katanya.

Prabowo menjelaskan bahwa kendaraan Maung saat ini belum sepenuhnya menggunakan komponen lokal. Meski begitu, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang sudah mencapai sekitar 60 hingga 70 persen dinilai sebagai kemajuan signifikan.

Ia bahkan sempat berkelakar mengenai pengalaman awal penggunaan mobil tersebut yang masih memiliki kekurangan teknis.

“Di awal-awal pemakaian, kalau hujan deras sempat bocor,” ujarnya disambut tawa peserta.

Meski masih terdapat sejumlah kekurangan, Prabowo menegaskan komitmennya untuk tetap menggunakan produk dalam negeri. Ia menilai keberanian untuk memulai adalah kunci utama dalam membangun kemandirian industri.

“Minimal kita mulai. Kita harus berani melangkah,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti pentingnya peran sumber daya manusia dalam kemajuan bangsa. Ia menekankan bahwa ilmuwan, akademisi, dan para guru besar memiliki kontribusi besar dalam menciptakan inovasi dan penguasaan teknologi.

Menurutnya, kemajuan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas manusia dan semangat nasionalisme.

Selain itu, Prabowo menilai kerja sama antar-elite bangsa menjadi faktor krusial dalam menentukan arah kemajuan Indonesia ke depan.

“Dari pelajaran sejarah, bangsa yang elitnya mampu bekerja sama adalah bangsa yang bisa bangkit dan maju,” katanya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa selain inovasi teknologi, sinergi nasional menjadi fondasi penting untuk membawa Indonesia menuju negara maju dan mandiri di berbagai sektor, termasuk industri otomotif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news