Prabowo: Kampus Harus Perkuat Kebebasan Akademik dan Riset

3 hours ago 3

 Kampus Harus Perkuat Kebebasan Akademik dan Riset

Presiden Prabowo Subianto. - ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menegaskan kampus harus menjadi pusat kebebasan akademik, pertukaran gagasan, serta pengembangan sains dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Minggu (28/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menilai perbedaan pandangan di lingkungan perguruan tinggi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan akademik. Menurutnya, kampus justru menjadi ruang untuk menguji berbagai ide, pemikiran, filosofi, hingga inovasi secara terbuka dan ilmiah.

"Kita berbeda pandangan tidak ada masalah. Universitas adalah tempat di mana gagasan-gagasan diadu, adu gagasan, adu pandangan, adu filosofi, adu inovasi," ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa kebebasan akademik (academic freedom) wajib dijaga sebagai fondasi utama penyelenggaraan pendidikan tinggi. Namun, kebebasan tersebut harus diarahkan untuk memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Kampus punya academic freedom, kebebasan akademis, bukan kebebasan yang lain-lain," katanya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, memperoleh dukungan negara yang berasal dari dana masyarakat. Oleh karena itu, hasil penelitian dan inovasi yang dihasilkan kampus seharusnya kembali memberikan manfaat kepada publik sebagai pihak yang ikut membiayai penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Menurutnya, perguruan tinggi perlu semakin aktif mengembangkan sains dan teknologi guna menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional di berbagai sektor.

"Biarlah kampus aktif menggeluti sains dan teknologi untuk memberi manfaat kepada rakyat yang membiayai kampus-kampus itu," ujarnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti peran sektor swasta dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk bidang pendidikan. Meski memiliki kontribusi besar, menurutnya sektor swasta juga memperoleh berbagai bentuk dukungan pemerintah, seperti subsidi listrik, subsidi bahan bakar minyak (BBM), serta sejumlah kebijakan fiskal lainnya.

"Swasta berperan sangat penting, tapi swasta pun menikmati uang rakyat dari subsidi listrik, subsidi BBM, dengan segala upaya yang kita lakukan. Jadi saudara, ini adalah bernegara," kata Prabowo.

Pada akhir sambutannya, Presiden mengapresiasi seluruh peserta Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius. Ia mengaku telah menerima berbagai usulan dan pertanyaan dari peserta, serta berkomitmen mempelajarinya sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ke depan.

"Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu-satu akan saya perhatikan," ujar Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news