
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Seorang pria berinisial W, 44 tahun, ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di kediamannya yang berada di Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta, pada Senin (22/6/2026) sore.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar sekitar pukul 16.00 WIB setelah seorang saksi berinisial AS, 74 tahun, melihat kondisi pintu rumah korban dalam keadaan terbuka saat melintas di lokasi kejadian.
Kemantren Tegalrejo menjadi lokasi penemuan korban yang kemudian dilaporkan saksi kepada keluarga yang tinggal di sebelah rumah sebelum diteruskan ke pihak berwenang.
Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, Bhabinkamtibmas setempat segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
“Ketika saksi melintas di depan rumah korban, pintu sudah terbuka dan korban terlihat dalam kondisi tergantung di dalam rumah. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban yang berada di sebelah rumah,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Petugas dari Polsek Tegalrejo kemudian langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus melakukan proses awal pemeriksaan bersama unit Samapta Polresta Jogja, tim Dokkes, Inafis, serta tenaga medis dari Puskesmas Tegalrejo.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban sekaligus melakukan olah TKP guna mengetahui kronologi kejadian secara lebih rinci.
“Dari hasil pemeriksaan awal oleh tim medis Puskesmas Tegalrejo dan Dokkes Polresta Yogyakarta, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Dani.
Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa kain sarung yang diduga digunakan untuk gantung diri serta sebuah kursi lipat berwarna hijau yang berada di sekitar tempat kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pendalaman awal, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut dan sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir di kawasan Jalan Kyai Mojo, Kota Yogyakarta.
Jalan Kyai Mojo menjadi lokasi kerja korban dalam aktivitas sehari-harinya sebagai petugas parkir sebelum peristiwa tersebut terjadi.
Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan tim Inafis untuk mendalami peristiwa tersebut lebih lanjut, meskipun hasil sementara mengarah pada dugaan bunuh diri tanpa indikasi kekerasan.
“Peristiwa ini masih dalam penanganan, namun dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sementara, tidak ada indikasi tindak kekerasan. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.
Catatan Redaksi:
Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa. Bila Anda atau teman Anda menunjukkan adanya gejala depresi yang mengarah ke bunuh diri, silakan menghubungi psikolog atau layanan kejiwaan terdekat. Anda juga bisa menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected].
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

7 hours ago
6

















































