Puluhan Perguruan Ramaikan Silaturahmi Silek Tuo di Nagari Aripan Kabupaten Solok

2 hours ago 1

Solok, Klikpositif – Puluhan sasaran dari Kota dan Kabupaten Solok meramaikan silaturahmi Silek Tuo di Nagari Aripan, Kabupaten Solok, Sabtu (27/6/2026). Berkumpulnya sasaran Silek tersebut menjadi pertanda masih hidupnya warisan seni tradisi dalam denyut kehidupan masyarakat Solok.

Tidak hanya kalangan urang tuo yang identik dengan seni tradisi, namun mayoritas didominasi oleh anak-anak muda, penerus tradisi silek. Kehadiran ratusan pegiat silek turut menjadi perhatian masyarakat sekitar yang penasaran ragam silek dari berbagai perguruan.

Rangkaian silaturahmi diawali dengan arak-arakan sasaran silek menuju balai adat Nagari Aripan. Tampak anggota DPRD Sumbar, Daswippetra Dt. Manjinjiang Alam, Kadis Parbud Kabupaten Solok, Marcos Sophan, Perwakilan Dinas Kebudayaan Sumbar, Ketua LKAAM, Reflidon Dt. Kayo, Ketua IPSI Kota Solok, Oktavianus Dt. Rajo Alam, Wali Nagari Aripan, Tuo Silek dari berbagai nagari.

Pada momen itu, Perguruan Silek Kumango Kubang Sati Aripan menjadi si pangka alek. Silaturahmi dipusatkan di halaman balai adat Nagari Aripan, rangkaian silek akan berlangsung hingga Ahad dinihari.

Mewakili Bupati, Kadis Parbud Kabupaten Solok, Marcos Sophan menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme sasaran silek tuo mengikuti silaturahim di Nagari Aripan. Silaturahmi yang terbangun menandakan kekompakan semua pegiat silek tuo di daerah kota dan Kabupaten Solok.

“Terimakasih kepada anggota DPRD Sumbar, Bapak Daswippetra Dt. Manjinjiang Alam yang mendorong pembinaan silek tradisi, khususnya di wilayah Kota dan Kabupaten Solok,” ujar Marcos.

Dirinya juga mengapresiasi para tokoh dan tuo silek yang tetap konsisten dalam mengembangkan dan mewariskan silek tradisi kepada generasi muda. Hal itu tampak dari banyaknya generasi muda yang ikut mendalami beladiri silek tradisi.

“Program Dinas Kebudayaan Sumbar ini sejalan dengan spirit pelestarian yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Solok. Mewujudkan pemberdayaan masyarakat berbasiskan ada dan budaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar, Daswippetra Dt. Manjinjiang Alam mengatakan, silaturahmi silek tuo merupakan program Dinas Kebudayaan Sumbar dalam pembinaan silek tradisi. Program pembinaan mendorong perguruan agar tetap eksis dalam pelestarian silek tradisi.

“Kita harus bangga dengan silek sebagai bagian dari identitas masyarakat Minangkabau. Bahkan, Silek sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda,” ungkap Tuo Silek asal Kota Solok tersebut.

Lebih dari sekedar seni beladiri fisik, ulasnya, silek tradisi merupakan wadah pendidikan karakter bagi generasi muda, terutama soal sopan satuan dan adab, yang kedua hal itu amat langka di generasi muda saat ini.

“Melihat pentingnya pelestarian silek, kami bersama Dinas Kebudayaan Sumbar akan terus mendorong pembinaan silek tradisi. Tahun ini, silaturahmi dilakukan di sejumlah daerah, dan InsyaAllah kita lanjutkan lagi di tahun-tahun berikutnya,” tutup politisi PPP itu.

Pada silaturahmi Silek Tuo di Nagari Aripan, tercatat 41 Perguruan Silek yang ikut ambil bagian. Diperkirakan, lebih kurang 615 orang pegiat Silek orang yang hadir, ditambah masyarakat sekitar.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news