
Foto ilustrasi SPMB jenjang SMP dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, SOLO — Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jalur domisili dan mutasi jenjang SD dan SMP di Kota Solo resmi dibuka mulai Senin (29/6/2026). Proses ini akan berlangsung hingga Kamis (2/7/2026) pukul 15.00 WIB melalui sistem daring.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo menetapkan kuota jalur domisili sebagai jalur utama. Untuk jenjang SD, alokasi mencapai 70% dari total daya tampung sekolah, sedangkan untuk SMP sebesar 45%. Sementara itu, jalur mutasi hanya disediakan maksimal 5% bagi siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau anak guru.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi spmb.surakarta.go.id. Calon peserta didik diwajibkan mengunggah dokumen dalam format PDF sesuai jalur yang dipilih.
Untuk jalur domisili, dokumen utama yang harus diunggah adalah Kartu Keluarga (KK) asli. Khusus calon siswa SMP, wajib melampirkan ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) dari SD atau sederajat.
Sementara itu, bagi pendaftar jalur mutasi, syarat tambahan meliputi Surat Keputusan (SK) penugasan orang tua di tempat baru serta Surat Keterangan Domisili di Kota Solo. Dokumen ijazah atau SKL juga tetap menjadi syarat wajib untuk jenjang SMP.
Kepala Bidang SMP Disdik Kota Solo, Abi Satoto, menegaskan penggunaan KK menjadi syarat mutlak pada jalur domisili. Ia menekankan bahwa surat keterangan domisili tidak berlaku untuk jalur ini.
“Domisili itu harus dibuktikan dengan KK asli Solo, bukan surat keterangan domisili. Surat tersebut hanya berlaku untuk jalur mutasi,” ujarnya.
Dalam proses seleksi, terdapat perbedaan kriteria antara jenjang SD dan SMP. Untuk SD, seleksi lebih mengutamakan usia calon siswa karena zonasi berbasis wilayah kelurahan. Sedangkan untuk SMP, penilaian difokuskan pada jarak tempat tinggal ke sekolah karena cakupan zonasi meliputi seluruh wilayah Kota Solo.
Adapun tahapan SPMB dimulai dari pembuatan akun dan verifikasi pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026. Setelah itu, peserta dapat memilih maksimal empat sekolah selama periode yang sama, dengan kesempatan perubahan pilihan hingga 1 Juli 2026.
Bagi calon siswa yang belum diterima di semua pilihan, Disdik memberikan kesempatan pemenuhan kuota pada 3 Juli 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 6 Juli 2026, dilanjutkan proses daftar ulang pada 6–7 Juli 2026 secara online.
Disdik Kota Solo mengimbau orang tua untuk aktif memantau perkembangan informasi melalui situs resmi SPMB. Jika mengalami kendala, masyarakat dapat memanfaatkan layanan help desk yang tersedia di kantor Disdik maupun di sekolah terdekat.
Dengan sistem seleksi yang semakin transparan dan berbasis digital, SPMB 2026 diharapkan mampu memberikan akses pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh calon peserta didik di Kota Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

4 hours ago
2

















































