RSUD Panembahan Senopati Tetap Buka Saat Libur Lebaran

3 hours ago 5

RSUD Panembahan Senopati Tetap Buka Saat Libur Lebaran Sejumlah warga saat mengakses layanan di RSUD Panembahan Senopati Bantul, Rabu (11 - 3). Rumah sakit ini menetapkan masa cuti bersama Lebaran pada 19/23 Maret mendatang.

Harianjogja.com, BANTUL—RSUD Panembahan Senopati Bantul memastikan layanan kesehatan tetap berjalan selama libur Lebaran 2026. Rumah sakit milik Pemkab Bantul tersebut tetap membuka layanan utama bagi masyarakat, meskipun sejumlah layanan rawat jalan seperti poliklinik ditutup sementara selama masa cuti bersama.

Penyesuaian layanan RSUD Panembahan Senopati Bantul selama libur Lebaran 2026 dilakukan dengan menutup sementara layanan poliklinik, rawat jalan, serta rehabilitasi medik atau fisioterapi mulai 19 Maret hingga 23 Maret 2026. Sementara itu, layanan gawat darurat dan beberapa layanan penting lainnya tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di Bantul.

Direktur Utama RSUD Panembahan Senopati Bantul, Atthobari, menjelaskan bahwa meskipun pemerintah menetapkan masa cuti bersama Lebaran selama tujuh hari, yakni 18–24 Maret 2026, rumah sakit hanya menerapkan penyesuaian layanan selama lima hari pada 19–23 Maret.

Setelah periode tersebut berakhir, seluruh layanan yang sempat ditutup akan kembali beroperasi normal sehingga masyarakat dapat kembali mengakses layanan kesehatan seperti biasa.

"Untuk poliklinik dan fisioterapi memang tutup selama lima hari itu, tetapi untuk pelayanannya sudah kami atur jadwalnya sejak satu bulan sebelumnya," katanya, Rabu (11/3/2026).

Atthobari menambahkan bahwa Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Panembahan Senopati Bantul tetap beroperasi selama 24 jam tanpa henti sepanjang masa libur Lebaran.

Selain itu, layanan kegawatdaruratan ibu dan bayi melalui PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatus Emergensi Komprehensif) juga tetap tersedia selama periode libur.

"Untuk pelayanan cuci darah, kami hanya tutup satu hari saja, yaitu pada 20 Maret. Bagi pasien yang jadwalnya pas 20 Maret itu sudah kami undurkan di hari Sabtunya dan hari Minggu sehingga mereka juga tetap bisa terlayani," jelasnya.

Pihak rumah sakit juga menyiapkan layanan hospital disaster plan untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian darurat yang melibatkan banyak korban selama masa libur Lebaran.

Dalam mekanisme tersebut, petugas rumah sakit akan disiagakan untuk dapat segera diterjunkan apabila terjadi kejadian luar biasa atau bencana yang memerlukan penanganan medis secara cepat.

"Layanan ini adalah mekanisme untuk mengantisipasi semacam bencana massal," jelasnya.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati Bantul, Santoso Hardoyo, mengungkapkan bahwa selama masa libur Lebaran biasanya terjadi peningkatan pasien yang datang ke IGD meskipun kondisi yang dialami bukan kategori gawat darurat.

Menurutnya, kondisi tersebut kerap terjadi karena sejumlah fasilitas layanan kesehatan lain tutup selama libur Lebaran sehingga masyarakat memilih datang ke rumah sakit.

"Ini namanya fenomena kegawatdaruratan semu. Tetap kami layani dan akan diarahkan ke layanan yang sesuai," ujarnya.

Kondisi tersebut membuat RSUD Panembahan Senopati Bantul tetap menyiapkan tenaga medis dan sistem layanan yang memadai selama masa libur Lebaran, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan meskipun sebagian layanan rawat jalan ditutup sementara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news